Toyota Naikkan Produksi Global, China Jadi Sasaran

Kompas.com - 15/09/2018, 17:42 WIB

NAGOYA, KOMPAS.com – Toyota bakal menaikkan volume produksi global keseluruhan pada 2018 ini, mencapai angka baru. Langkah ini diambil lantaran penjalan yang cukup kuat di wilayah China, diikuti dengan tarif impor otomotif yang rendah di sana.

Mengutip Japantimes, Sabtu (15/9/2018) target produksi grup diharapkan mencapai rekor 10,59 juta kendaraan dari proyeksi sebelumnya 10,40 juta. Proyeksi baru ini mewakili peningkatan 1,2 persen dibanding perolehan di 2017.

Sementara penjualan sendiri keseluruhan grup diperkirakan sebesar 10,52 juta kendaraan, naik dari 10,50 juta unit dari yang pernah diproyeksikan sebelumnya. Proyeksi ini termasuk kendaraan yang diproduksi dan dijual oleh Daihatsu dan Hino.

Di Jepang, Toyota akan meningkatkan produksi sedan Lexus-merek kelas atas dan kendaraan SUV untuk diekspor ke pasar China, juga bakal meningkatkan produksi domestik small SUV RAV4 buat dikirim ke Eropa.

Sementara di pasar China, Toyota akan meningkatkan output dari model C-HR dan sedan andalannya Camry. 

Baca juga: Tanggapan Toyota Jika Pembatasan Impor Diperluas

Toyota Camry 2018carscoops.com Toyota Camry 2018

Pentingnya China 

Angka-angka terbaru ini, menggarisbawahi bahwa China semakin penting buat Toyota, dan produsen mobil Jepang lainnya dalam kondisi sekarang ini.

Pasalnya mereka memandang pasar Amerika Serikat kali ini yang semakin tidak menentu, di bawah kebijakan perdagangan proteksionis Presiden Donald Trump. AS sebenanrya adalah pasar penghasil keuntungan terbesar bagi banyak produsen mobil Jepang.

Sementara China memangkas bea impor pada bulan Juli hingga 15 persen dari 25 persen, berbanding terbalik, Amerika Serikat malah mengancam untuk menaikkan tarif secara tajam, pada mobil impor dan suku cadang mobil.

Toyota berencana naikkan kapasitas produksi tahunan di China menjadi 1,7 juta unit sampai 2021, dari yang saat ini hanya 1,16 juta unit. Mereka berencana membangun pabrik baru di Guangzhou dan memperluas kapasitas pabriknya di Tianjin.

Pada 2017 lalu Toyota berhasil menjual 1,29 juta mobilnya di China, di mana Volkswagen sampai 4,18 juta kendaraan dan rekan senegaranya Nissan sampai 1,51 juta unit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.