Yamaha-Petronas Akhirnya Punya Tempat di MotoGP 2019 - Kompas.com

Yamaha-Petronas Akhirnya Punya Tempat di MotoGP 2019

Kompas.com - 06/07/2018, 07:02 WIB
SIC Racing Team yang akan masuk di kelas premier MotoGP menggunakan mesin Yamaha.MOTORSPORT.com SIC Racing Team yang akan masuk di kelas premier MotoGP menggunakan mesin Yamaha.

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabar bergulir cepat di grid MotoGP, di mana kali ini tim asal Malaysia SIC Petronas yang memiliki tim di Moto3 dan Moto2, semakin dekat dengan kesempatannya berlaga di kelas premier.

Semakin pastinya kabar mereka masuk ke MotoGP, berdasarkan kesepakatan baru dengan tim Angel Nieto Team di daftar masuk, di mana saat ini masih menuggangi Ducati Desmosedici di ANRT Aspar. Mereka nantinya akan dengan menggunakan mesin Yamaha (Yamaha-Petronas). 

"Angel Nieto Racing Team (ANRT) dan Sirkuit Internasional Sepang (SIC) pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan yang dengannya, dari musim MotoGP 2019, SIC akan mengambil alih dua kelas MotoGP dari ANRT," ujar pihak tim Angel Nieto, dari Motorsport.com, Kamis (5/7/2018).

“Jorge Martinez yang dikenal dengan sebutan 'Aspar', akan mengambil posisi sebagai Sporting Advisor untuk Tim MotoGP baru ini,” masih dari pernyataan resmi.

Baca juga: Kabar Terbaru Yamaha Petronas dan Masa Depan Pedrosa

Terkaan digital Yamaha M1 dengan logo sponsor Petronas dan nomor 26 milik Dani Pedrosa.Dok. TWITTER/MOTOGPLIVERY Terkaan digital Yamaha M1 dengan logo sponsor Petronas dan nomor 26 milik Dani Pedrosa.

Meski begitu sampai saat ini, belum ada tanggapan dari pihak tim pabrikan Yamaha, soal kerjasama ini. Namun sinyal-sinyal dari lingkungan MotoGP, membuat kabar proyek Yamaha-Petronas semakin positif.

Bahkan Valentino Rossi juga sudah memberikan rekomendasi pebalap, dengan mengajukan nama muridnya Franco Morbidelli, yang saat ini menjadi rookie di tim Honda Marc VDS. Pebalap lainnya yang disebut-sebut akan mengisi tim satelit Yamaha ini adalah Dani Pedrosa.

Pada 2019 nanti nampaknya hanya akan ada 11-tim, di mana Nieto menyerahkan posisinya di kelas premier ke SIC dan tim Marc VDS yang kemungkinan besar tak akan berlanjut di 2019, setelah gejolak yang terjadi di internal manajemen mereka, berujung pada manajer tim Michael Bartholemy.


Komentar
Close Ads X