Mobil Perdesaan Meluncur di GIIAS, TKDN 70 Persen

Kompas.com - 27/06/2018, 08:02 WIB
Platform mobil perdesaan yang dipamerkan di Kementerian Perindustrian. KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRIPlatform mobil perdesaan yang dipamerkan di Kementerian Perindustrian.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mobil perdesaan atau Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) pengembangannya terus digenjot pemerintah. Rencananya peluncuran model produksi dilakukan pada pameran GIIAS Agustus 2018.

“AMMDes ini akan di-launching pada pagelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam siaran resminya, Selasa (26/6/2018).

Kemenperin sendiri terus optimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN), demi memacu produksi AMMDes. Saat ini, industri dalam negeri sudah mampu memproduksi 185 jenis komponen, atau setara 70 persen dari nilai total pengembangan.

“Melalui konsolidasi dengan pelaku industri nasional, kami berhasil memfasilitasi dalam membangun komitmen kerja sama, dengan lebih dari 70 industri siap menjadi pemasok komponen AMMDes. Sebagian besar adalah industri kecil dan menengah (IKM),” kata Airlangga.

Baca juga: Jokowi Minta Mobil Perdesaan Segera Produksi

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melihat prototipe kendaraan perdesaan yang diberi nama Moda Angkutan Hemat Pedesaan (Mahesa) Nusantara, produksi Bengkel Kiat Motor di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (3 /11/2017).Istimewa Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto melihat prototipe kendaraan perdesaan yang diberi nama Moda Angkutan Hemat Pedesaan (Mahesa) Nusantara, produksi Bengkel Kiat Motor di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (3 /11/2017).

Airlangga menuturkan, perkembangan produksi AMMDEs yang dilakukan PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (PT KMWI) misalnya, sudah pada tahap finalisasi prototipe dan uji coba, dengan dijadwalkan mulai produksi massal pada Januari 2019.

“Uji coba lapangan AMMDes dilakukan di kawasan Bogor mulai awal April 2018 dan masih berlangsung sampai saat ini,” ujarnya.

Pengujian dilakukan terhadap performa dan daya tahan unit secara parsial, yang meiputi mesin, sasis, suspensi, transmisi, dan lain-lain. Hasil pengujian dilakukan untuk menyempurnakan rancangan.

PT KMWI juga menyiapkan beberapa desain platform AMMDes, melalui pengembangan powertrain dan sasis. Misalnya, untuk kendaraan yang akan diaplikasikan di daerah datar dan perbukitan, menggunakan penggerak diesel dan bensin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X