Tanda-tanda Mobil Perlu Spooring dan Balancing - Kompas.com

Tanda-tanda Mobil Perlu Spooring dan Balancing

Kompas.com - 24/06/2018, 16:02 WIB
Spooring ban secara rutin menjaga kemungkinan buruk efek jalan rusak.Jakarta Ban Spooring ban secara rutin menjaga kemungkinan buruk efek jalan rusak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Spooring dan balancing merupakan salah satu bagian dari servis rutin yang harus dilakukan pada mobil. Tujuannya agar laju mobil tetap lurus.

Spooring sendiri adalah proses pelurusan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal, sedangkan balancing menyeimbangkan keempat roda agar putarannya menjadi seimbang.

Tanda-tanda mobil sudah harus di-spooring dan balancing dapat dikenali.

Baca juga: Simak Tips Mudik Aman dan Nyaman Ketika Melintas Jalan Tol

Mengutip dari lama resmi Hyundai Indonesia, spooring dan balancing idealnya dilakukan ketika pergantian ban atau melakukan rotasi ban setiap 2-3 bulan sekali.

Tes Datsun Cross yang dilakukan Kompas.com di tol fungsional saat perjalanan Merapah Trans Jawa 3.Kompas.com/Alsadad Rudi Tes Datsun Cross yang dilakukan Kompas.com di tol fungsional saat perjalanan Merapah Trans Jawa 3.

Namun spooring dan balancing juga harus dilakukan saat handling sudah tidak stabil.

Cara mengeceknya adalah membawa mobil di kecepatan 40-50 kilometer per jam di jalanan kosong, dan lepaskan setir kemudi dari genggaman.

"Apabila laju mobil tidak lurus, maka perlu di spooring dan balancing," tulis Hyundai.

Baca juga: Cek 5 Bagian Motor Ini, Agar Aman Silaturahmi saat Lebaran

Layar monior yang menunjukkan posisi ban apakah sudah sesuai standar yang ditentukan. Ghulam/Otomania Layar monior yang menunjukkan posisi ban apakah sudah sesuai standar yang ditentukan.

Sementara itu, Wakil Kepala Bengkel Plaza Toyota Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Saiful Anwar, menjelaskan ada sepuluh manfaat yang bisa dirasakan dari rutin melakukan spooring dan balancing.

Kesepuluh manfaat tersebut, yakni


1. Meningkatkan kenyamanan dalam berkendara.
2. Menghemat pemakaian ban.
3. Menghemat pemakaian bahan bakar.
4. Menghindari keausan yang tidak merata pada ban.
5. Kendali mobil menjadi lebih stabil.
6. Posisi kemudi bisa segera kembali lurus, terutama setelah belok.
7. Menghilangkan suara “berdecit” pada ban ketika berbelok.
8. Menyelaraskan kelurusan roda kemudi.
9. Meningkatkan kestabilan dalam berkendara.
10. Menjaga keawetan kaki kaki (understeel) mobil

"Hal terpenting adalah melakukan perawatan berkala setiap enam bulan sekali, dan pastikan kendaraan aman dan nyaman untuk dikendarai," ucap Saiful.

Komentar
Close Ads X