Kompas.com - 26/11/2017, 11:22 WIB
Bus transjakarta melintas di koridor 13 Cileduk - Tendean, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOBus transjakarta melintas di koridor 13 Cileduk - Tendean, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) tengah mengkaji penggunaan bus listrik. Dilakukannya kajian merupakan tindak lanjut dari pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno beberapa waktu lalu.

Menurut Sandi, penggunaan bus listrik untuk angkutan umum harus mulai dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar konvensional dan mengurangi polusi udara.

Baca juga : Sandiaga Minta Transjakarta Kaji Penggunaan Bus Listrik

Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph mengatakan, saat ini sudah ada dua pihak yang menawarkan bus listrik untuk dipakai sebagai armada bus transjakarta. Namun Daud belum bersedia membeberkan dua pihak yang dimaksudkannya itu.

"Nanti akan disampaikan ketika kajiannya sudah positif," kata Daud kepada KompasOtomotif, Sabtu (25/11/2017).

Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph (kanan memegang papan) saat bertugas menjadi petugas on board dalam rangka hari pelanggan nasional di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017).KOMPAS.com/NURSITA SARI Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph (kanan memegang papan) saat bertugas menjadi petugas on board dalam rangka hari pelanggan nasional di Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Kamis (14/9/2017).

Daud menilai penggunaan bus listrik membutuhkan komitmen banyak pihak, dari mulai Pemerintah Provinsi DKI hingga lembaga pemerintah yang berwenang mengatur regulasi mengenai penggunaan bus listrik.

"Kami tidak bisa banyak bicara dulu selama kajiannya belum selesai," ucap Joseph.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.