Alasan Honda CRF150L Tak Pakai Sistem Karburator

Kompas.com - 09/11/2017, 18:22 WIB
Mesin 150cc 1-silinder, SOHC, PGM-FI, berpendingin udara, pada Honda CRF150L. Febri Ardani/KompasOtomotifMesin 150cc 1-silinder, SOHC, PGM-FI, berpendingin udara, pada Honda CRF150L.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Astra Honda Motor (AHM) punya berbagai pertimbangan mengapa memilih mesin SOHC 150cc berteknologi injeksi PGM-FI dan berpendingin udara pada CRF150L. Di antaranya yakni soal harga, kemudahan pemakaian, dan mengikuti regulasi emisi.

Presiden Direktur AHM Toshiyuki Inuma menjelaskan, Honda sudah pernah mempelajari CRF150L bila menggunakan mesin 150cc DOHC PGM-FI berpendingin cairan yang sudah dipakai pada CB150R. Dia juga mengakui salah satu keuntungan menggunakannya bisa memberikan tenaga lebih besar.

Baca: Honda CRF150 Standar Sudah Injeksi dan "Upside Down"

Meski begitu pendingin cairan dikatakan punya kekurangan yaitu soal perawatan yang lebih sulit. Selain itu, menyesuaikan konsep model off-road yang seharusnya kuat di putaran mesin bawah dan menengah, maka yang dibutuhkan bukan performa tinggi seperti mesin DOHC.

“Dengan memperhitungkan keseimbangan paling baik, maka kami memilih mesin yang sudah ada pada CRF150L,” kata Inuma saat peluncuran CRF150L di Tangerang Selatan, Kamis (9/11/2017).

Honda CRF150LFebri Ardani/KompasOtomotif Honda CRF150L

Karburator

Inuma bilang mesin karburator punya keunggulan sebab bisa dimodifikasi lebih luas. Namun keputusannya menggunakan mesin injeksi menimbang regulasi emisi EURO III yang berlaku di Indonesia.

Jika saja AHM memilih menggunakan karburator pada CRF150L, tentu suatu saat buat pengembangan memerlukan investasi lebih buat menyesuaikan ketika regulasi emisi beranjak ke EURO IV atau bahkan EURO V. Pilihan mesin injeksi pada CRF150L dianggap sudah yang terbaik.

Hal lain yang jadi pertimbangan yaitu karakteristik pembakaran injeksi pada teknologi PGM-FI milik Honda. Sistem penyemprotan bahan bakar pada PGM-FI dikatakan lebih dapat diandalkan di kondisi suhu rendah dan bertekanan tinggi. Sistem PGM-FI membantu pemakaian CRF150L di kawasan perbukitan atau pegunungan.

“Maka untuk bisa memberikan kepuasan kepada konsumen yang lebih luas, kami memahami model ini juga kami tawarkan bukan hanya pada mereka yang baru memulai off-road tapi juga mereka yang sudah ahli dalam menggunakan motor-motor off-road. Kami juga memberikan peluang memberikan customize. Mkanya kami pilih bukan karburator tetapi PGM FI,” kata Inuma. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X