Soal “Resale Value”, Ini Komentar Wuling Motors

Kompas.com - 13/10/2017, 07:22 WIB
Wuling Confero Stanly/KompasOtomotifWuling Confero

Gianyar, KompasOtomotif – Pertanyaan soal harga jual kembali (resale value) merek asal China, Wuling, cukup santer sejak pemberitaan soal kedatangan mereka mengemuka. Pasalnya, karakter konsumen di segmen LMPV dalam negeri cukup memperhatikan itu.

Menanggapi hal tersebut, Wuling Motors menjawab santai dan cenderung percaya diri. Taufik S. Arief, Aftersales Director Wuling Motors, mengatakan, kalau soal resale value secara alamiah akan terbentuk sendiri.

“Biasanya relatif, kalau kami perhatikan produk-produk yang baru masuk itu, kalau populasinya kecil, harga jual kembalinya punya banyak variasi. Namun, kami sih melihatnya yang penting penetrasi dahulu, dan liat dahulu market ini,” ujar Taufik, Kamis (12/10/2017).

Baca juga : Wuling Confero Mulai “Digeber” Jarak Jauh

Taufik menekankan, kalau yang terpenting bagi mereka adalah kepercayaan diri. Ke depannya, populasi produknya diharapkan bakal bertambah, sehingga kepercayaan konsumen makin menguat.  

“Terpenting adalah percaya diri. Saya yakin seiring dengan populasi yang makin banyak, kemudian kepercayaan konsumen ini bisa dipenuhi dengan baik. Upayanya seperti melalui kualitas produk, pelayanan, dan berbagai kemudahan yang akan kami berikan kepada para konsumen,” ujar Taufik.

“Itu dulu yang jadi prioritas kami, karena akan meningkatkan kepercayaan diri ketika menggunakan Wuling. Saya pikir juga secara alamiah, akhirnya akan menghasikan nada-nada positif soal resale value. Jadi lebih ke arah itu,” kata Taufik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X