Kompas.com - 07/08/2017, 16:02 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

New Delhi, KompasOtomotifTata Motors sedang ”sakit”. Karena alasan finansial, merek India yang menjadi raja di pasar domestik itu menarik diri untuk tampil di Geneva Motor Show 2018, mengentikan pengembangan truk balap Tata Prima, dan membekukan proyek sub-merek supercar Tamo.

Tak hanya itu, pemain kuat kendaraan komersial di pasar lokal India itu juga dikabarkan siap mengurangi biaya-biaya tak perlu, termasuk jumlah pengeluaran sewa kantor, sampai gaji pegawai!

Dikutip dari Autocars India, (2/8/2017), Tata Motors harus menerima kenyataan untuk menunda proyek-proyek masa depan, melakukan penghematan secara masif, demi menjaga stabilitas keuangan.

Hal itu terjadi lantaran bisnis utama Tata Motors di kendaraan komersial (commercial vehicle-CV) sedang drop. Autocar melaporkan bahwa market share dan keuntungan perusahaan di sektor CV ambles 38,70 persen pada April-Mei 2017, terbesar sepanjang sejarah perusahaan.

Alarm bahaya pun dibunyikan, dan Chairman N Chandrasekaran pun memutar otak untuk mengembalikan bisnis sehat perusahaan.

”Kendaraan komersial menjadi saksi penurunan pasar, dan bisnis kendaraan penumpang harus diredam,” ucapnya di depan pemegang saham dalam 72nd Annual Report Tata Motors, (1/8/2017), di India.

Mobil sport Tata Motors, Tamo Racemo di Geneva Motor Show 2017.Carscoops Mobil sport Tata Motors, Tamo Racemo di Geneva Motor Show 2017.
Penundaan Tamo
Rencana Tata untuk membesarkan sub-brand Tamo pun harus di-”mute”. Divisi ini mengembangkan mobil super dengan produk pertama bernama Racemo yang dibangund ari platform Moflex. Sportscar itu sebenarnya harus meluncur akhir tahun ini, bersamaan dengan city car baru dan crossover listrik.

Namun, rencana itu harus dikubur dulu. Para pemegang saham berpendapat bahwa investasi besar untuk Tamo lebih baik dialihkan untuk menghidupkan kembali bisnis CV yang sedang sakit.

Absen di Geneva
Setelah berpartsipasi di ajang Geneva Motor Show sejak 1998, perusahaan memutuskan untuk tak ikut serta pada gelaran yang akan diselenggarakan pada 2018 mendatang. Tata Motors tak mampu memenuhi deadline pembayaran uang masuk pameran, terakhir harus diterima Juli 2017.

Padahal, tahun depan, akan menjadi momen penting keikutsertaan Tata Motors, atau partisipasi ke-20 perusahaan dalam even otomotif dunia besar itu. Investasi untuk membangun mobil konsep dan ikut pameran dipandang sebagai pengeluaran yang kurang penting. Pengembangan truk Tata Prima Racing juga diputus, karena dipandang bakal mengeluarkan banyak biaya.

TMDI meluncurkan Xenon HD dan Super Ace HT DLS, serta mini bus LPT 407. Stanley R/KompasOtomotif TMDI meluncurkan Xenon HD dan Super Ace HT DLS, serta mini bus LPT 407.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.