Suzuki Klaim "City Car" Bekas Mulai Bergairah

Kompas.com - 05/07/2017, 18:54 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif –  Bisnis used car milik PT Suzuki Indomobil Sales, Auto Value, melaporkan kondisi pasar mobil bekas (mobkas) yang mulai terasa, pasca musim lebaran 2017. Pada tujuh hari pertama saja, beberapa permintaan mobkas sudah diterima.

Bertepatan dengan waktu-wakt menjelang masuk anak sekolah, permintaan mobil kota terasa meningkat di wilayah Jakarta dan Tangerang, untuk model WagonR dan Swift. Ini seperti dikatakan oleh Hendro Kaligis, Auto Value Development Head, dalam siaran resminya, Rabu (5/7/2017).

“Satu pekan setelah Idup Fitri saja, jaringan Auto Value sudah menerima delapan permintaan city car bekas, sebagian besar adalah WagonR dan Swift. Khusus untuk WagonR, umumnya menginginkan transmisi Auto Gear Shift (AGS), otomatis dan manual,” ucap Hendro.

Hendro menambahkan, ternyata beberapa konsumen yang memilih model mobil kota, memiliki pertimbangan sendiri, terutama karena dianggap memberikan beberapa keuntungan.

“Mereka yang menghubungi kami memilih mobil kota karena konsumsi bahan bakar yang efisien, kendaraan lincah terutama dalam kompetisi di tempat parkir, kemudian harganya bersahabat. Angsurannya kan mulai Rp 1 jutaan per bulan. Selain itu bagi pemilik KTP Banten akan mendapat potongan harga yang menarik,” ujar Hendro.

Mobil bekas yang dijual di Suzuki Auto Value, mengantongi Sertifikat Mutu Kendaraan (Certified Used Car) yang diterbitkan oleh PT. Suzuki Indomobil Sales, selaku ATPM Suzuki di Indonesia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.