Pemerintah Siapkan Sistem Pemantau Taksi "Online"

Kompas.com - 31/01/2017, 07:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Revisi Peraturan Menteri (PM) Perhubungan No 32 Tahun 2016, tentang penurunan batas kubikasi mesin taksi online sudah siap diumumkan. Nantinya, mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/LCGC) di bawah 1.300 cc kembali diperbolehkan menjadi unit usaha transportasi berbasis aplikasi secara resmi.

Pudji Hartanto, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, mengatakan bila sudah disetujui Menteri Perhubungan, pada Februari 2017 nanti akan diberlakukan uji publik. Langkah ini menjadi bagian dari sosialisasi singkat sebelum akhirnya benar-benar diterapkan.

"Kita sudah coba atasi melalui revisi ini, setelah nanti di uji publik baru kita resmikan. Saat sudah berjalan, nantinya pengaturan bukan lagi melalui himbauan atau penertiban, tapi sudah ke tindakan," kata Pudji saat dihubungi KompasOtomotif, Senin (30/1/2017).

Meski demikian, Pudji belum membeberkan sanksi apa yang akan diberlakukan nantinya. Namun, ia memastikan bahwa sudah ada kerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melakukan sistem tracking pada taksi online.

Kompas.com/Robertus Belarminus Belasan taksi online yang dirazia petugas dikadangkan di Terminal Mobil Barang Dishub DKI di Pulogebang, Jakarta Timur. Belasan taksi online tersebut dirazia akhir oleh petugas gabungan Dishub DKI dan kepolisian. Senin (1/8/2016).

"Kalau soal tracking sudah ada dalam aturan sebelumnya. Sistem ini nanti memudahkan kami untuk mengawasi taksi online, jadi akan lebih terarah nantinya dan semua teregistrasi," kata Pudji.

Sayangnya, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai sistem tracking ini. Tapi ia berharap dengan revisi yang sudah dilakukan maka bisa memberikan kejelasan mengenai bisnis taksi berbasis aplikasi tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.