Jangan Sembarang Ganti Lampu Kendaraan

Kompas.com - 27/10/2016, 09:32 WIB
Lampu LED Khusu sepeda motor Stanly/OtomaniaLampu LED Khusu sepeda motor
Penulis Stanly Ravel
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif - Peredaran lampu aftermarket model High Intensity Discharge (HID) atau Light Emitting Diode (LED) ternyata selama ini kurang pengawasan. Masih banyak toko-toko yang menjual lampu tersebut dalam intensitas cahaya yang melebih standar regulasi.

Sayangnya, kebanyakan hanya melihat nilai penambah estetika tanpa menghiraukan efek buruk dari pencahayaan lampu yang berlebih. Marco, Koordinator Autovision di MGK Kemayoran tidak memungkiri bahwa selama ini masih banyak peredaran lampu aftermarket yang tidak sesuai dengan regulasi.

"Di luaran (tempat lain) masih ada yang begitu, tapi kalau bicara dari patokan regulasi saat ini Autovison masih tetap mengikuti. Contoh untuk daya bias atau candela rata-rata kami masih di bawah 10.000," ucap Marco kepada KompasOtomotif, Rabu (26/10/2016).

Baca : Kadar Pencahayaan Kendaraan Bermotor Ada Aturannya

Menurutnya, untuk produk keluaran Autovision sendiri selalu mencoba adaptasi dengan mobil baru dari pabrikan. Selain itu, meski statusnya aftermarket tapi produk yang ditawarkan rata-rata merupakan produk yang cocok untuk digunakan harian, mulai dari daya sampai jenis warnanya.

"Semakin tinggi Kelvin warnanya akan semakin putih, plus-minus pasti ada. Semakin terang, tapi ganggu orang lain. Untuk Mobil baru saat ini rata-rata pakai yang 5.000-an Kelvin, kami pun sudah mulai menurunkan stok lampu yang memiliki Kelvin di atas 6.000-an," ujar Marco.

istimewa Penggunaan lampu HID.

Meski minim sosialisasi seputar lampu, namun ia berharap pengguna kendaraan bisa bijak saat akan memilih dan memasang lampu LED atau HID. Minimal mengerti batasan yang aman digunakan untuk sesama pengguna jalan lain.

"Paling tidak sebelum membeli mereka menanyakan dulu ke toko, berapa besar dayanya, Kelvinya, dan lain-lain. Jangan cepat tergoda dengan model dan cari yang terang saja, setidaknya cari informasi," kata Marco.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X