Kompas.com - 05/06/2016, 17:35 WIB
Kawasaki KLX. Febri Ardani/KompasOtomotifKawasaki KLX.
|
EditorAgung Kurniawan

Tangerang, KompasOtomotif – Kawasaki KLX mengusung spesifikasi global, artinya yang ditawarkan di Indonesia sama persis dengan model di Amerika Serikat dan Eropa. Meski Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sudah merakit lokal KLX 150 series sejak lama, varian baru ini dilahirkan di Thailand yang ditunjuk sebagai basis produksi.

Sebelum KLX meluncur di Tangerang, Minggu (5/6/2016), KMI sudah menjual dua model KLX 150 series, yaitu standar KLX 150 Rp 27,3 juta dan KLX 150 BF dengan desain lebih kekar seharga Rp 30,5 juta.

Beda paling mendasar dengan kedua model pendahulunya yaitu KLX tidak memenuhi aturan resmi spesifikasi sepeda motor di Indonesia. KLX tidak punya spion, sein, dan pelat nomor, bahkan pemiliknya tidak bisa membuat surat tanda nomor kendaraan (STNK).

KLX dirancang bukan untuk dipakai di jalanan tapi buat andalan di medan off-road, karena bukan special engine maka fleksibel buat pehobi petualangan. Tanpa kena pajak kendaraan bermotor, KLX dilego Rp 35,9 juta.

Febri Ardani/KompasOtomotif Kawasaki KLX menggunakan mesin yang sama seperti KLX series, namun beda tenaga dan torsi serta menggunakan karburator yang berbeda.

Beda spesifikasi

Basis mesin KLX tidak beda, 1-silinder 144cc SOHC berpendingin udara. Pada KLX series tenaganya 11,5 tk dan torsi 11,3 Nm sedangkan pada KLX yaitu 11,1 tk dan 12 Nm.

Febri Ardani/KompasOtomotif Meski basis mesinnya sama, 144cc, Kawasaki KLX memiliki karburator Keihin 20, berbeda dengan KLX 150 Series.
“Basis mesin sama tapi karburatornya beda. (KLX 150 BF) itu Keihin 20, kalau yang ini pakai Mikuni. Final gear-nya juga beda, yang ini lebih besar,” ujar Michael Candra Tanadhi, Deputy Head Sales Dept. Marketing and Sales Division KMI, selepas peluncuran KLX.

Kaki bagian depan memakai suspensi telescopic tidak seperti BF dengan upside-down. Ukuran ban depan 21 inci dan belakang 19 inci. Dibanding saudaranya, KLX lebih pendek dan ramping, tapi jarak terendah ke tanahnya paling tinggi yaitu 315 mm.

KLX lebih enteng 20 kg dari yang lain, beratnya cuma 99 kg  Faktor penjunjang itu, velg dan swing arm dibuat dari bahan alumunium, suku cadang ini juga bisa digunakan pada KLX series.

Febri Ardani/KompasOtomotif Tangki bahan bakar menggunakan material lebih ringan.
Menurut Michael banyak unit KLX series dimodifikasi pemilik jadi hanya untuk off-road. Daripada ribet menelanjangi bagian-bagian yang dirasa tidak penting KMI menghadirkan KLX yang bisa langsung dipakai.

Febri Ardani/KompasOtomotif Kawasaki KLX dengan gir belakang lebih besar.

Febri Ardani/KompasOtomotif Jarak terendah KLX dengan tanah lebih tinggi dari saudaranya, 315 mm.

Febri Ardani/KompasOtomotif Kawasaki KLX dijual tanpa bisa dibuatkan STNK seharga Rp 35,9 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X