Empat Langkah Tepat untuk Majukan Industri Komponen

Kompas.com - 29/04/2016, 17:23 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Cibitung, KompasOtomotif – Industri komponen otomotif di Tanah Air dalam waktu lima tahun kedepan harus bisa unggul dari Thailand. Secara sumber daya manusia (SDM), Indonesia jelas mampu, karena jumlah penduduknya lebih besar dari Negeri Gajah Putih.

Namun, untuk mewujudkan semua itu tidak mudah seperti membalikan telapak tangan. Perlu dukungan khusus, terutama dari pemerintah dan pihak terkait lainnya.

Menurut I Made Dana M Tangkas, Ketua Komite Tetap Industri Logam, Manufactur Alat Transportasi, dan Elektronik Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), pihaknya bersama dengan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sudah memiliki rencana jangka pendek untuk memajukan industri komponen otomotif Indonesia.

“Saya mewakili Kadin dan Gaikindo, setelah melihat tadi di lapangan, memang ada beberapa hal yang harus segera kita tindaklanjuti. Kita punya empat langkah yang bisa dilakukan dalam waktu dekat untuk memajukan industri komponen otomotif,” kata Made di acara Focus Group Discussion FKIN di Cibitung, Jumat (29/4/2016).

Made mengurutkan, langkah pertama, bagaimana membangun industri komponen, dan pemasok yang bisa langsung terkait dengan tier satu, dua, sampai tiga.

Kedua, melihat dari kepentingan pengadaan komponen, perlu segera membangun atau memetakan semua fasilitas, seperti pengujian kendaraan, dan evaluasi. Agar benar-benar bisa mengetahui apa komponen atau suku cadang yang bisa dibuat di Indonesia. Ketiga, lanjut Made, untuk memperkuat itu, harus bisa mengembangkan SDM.

“Tetapi hal yang satu ini, para pabrikan dan perusahaan komponen ada yang sudah melakukannya, seperti membuat training center dan lain sebagainya. Namun, perlu kita tidaklanjuti lagi kedepannya agar lebih maksimal,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Direktor Korporasi dan Hubungan Eksternal Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Terakhir (keempat), yang tidak kalah pentingnya adalah membuat strategi yang bisa mengundang investor berinvestasi di Indonesia. Namun harus sesuai dengan road map, agar bisa membangun industri komponen otomotif sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

“Saya rasa empat hal itu dulu yang akan kita laksanakan dalam waktu dekat. Untuk jangka panjangnya, kita akan bahas di lain waktu,” ucap Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.