Kompas.com - 09/10/2015, 13:01 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Moskow, KompasOtomotif – Desainer Toyota Mirai Seiji Mizuno pernah menyatakan bahwa air hasil buangan knalpot Mirai lebih aman untuk diminum daripada susu. Air tersebut dihasilkan dari pembakaran mesin, karena Mirai memiliki sumber tenaga dari hidrogen.

Raksasa otomotif dunia itu sudah melakukan pengujian efek kesehatan bila meminum air pembuangan tersebut di laboratorium khusus. Faktanya, air dari hasil pembakaran Mirai mengandung kotoran organik yang jauh lebih sedikit dibandingkan susu.

Belum lama ini seperti dilansir laman Autoevolution, Jumat (9/10/2015), ada salah satu wartawan dari salah satu media otomotif asing bernama Vadim Ovsiankin mencoba membuktikan klaim Toyota. Pria berambut coklat ini menampung air hasil pembuangan dari knalpot Mirai, kemudian langsung diteguknya.

“Bau airnya seperti plastik. Tapi rasanya baik-baik saja,” ujar Vadim.

Toyota memang menyediakan tombol pembersih pada Mirai sehingga ketika ditekan air dari hasil pembakaran hydrogen bisa dikeluarkan.

Tangki bahan bakar hidrogen Toyota Mirai ini terdiri dari tiga lapis, diantaranya plastik, serat karbon dan bahan lainnya. Toyota juga menyediakan dua tangki dengan ukuran 60 liter dan 62,4 liter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.