Isuzu Panther Bertahan karena Para Loyalis

Kompas.com - 10/07/2015, 14:25 WIB
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif — Meski pamor mulai meredup seiring dengan banyaknya kompetitor mobil keluarga 7-penumpang baru, Isuzu Panther tetap menjadi idola. Setidaknya, hal itu berlaku bagi para penggemar fanatiknya. Berkat mereka, Panther bertahan dan akan terus menjadi andalan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI).

”Konsumen Panther kebanyakan para loyalis. Mereka ini yang kali pertama merasakan ikatan dengan Panther sejak lama, biasanya punya dua atau tiga Panther, atau orang-orang ingin mengganti Panther baru karena sudah punya pengalaman baik,” ujar Edy Jusuf Oekasah, GM Pemasaran IAMI, Kamis (9/7/2015) di Jakarta Pusat.

Edy menegaskan bahwa bertahannya Panther tak lepas dari hubungan baik dengan konsumen. Ikatan emosional pemilik Panther dengan mobilnya sudah sangat tinggi. Banyak orang merasakan hal-hal baik dan mengesankanbersama mobilnya.

Hal itu didukung dengan kesan awal ketika Panther masuk ke Indonesia pada era 1990-an. Saat itu, Isuzu di Indonesia berhasil menancapkan kesanbahwa mobil ini sangat irit bahan bakar. Faktor inilah yang sampai saat ini melekat, dan diakui Edy.

Hingga saat ini, Panther masih stabil terjual di angka 200-250 unit per bulan. Pasar paling potensial bergeser, bukan lagi di kota besar, melainkan di berbagai daerah, seperti Sumatera dan sejumlah kota di Jawa Tengah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.