Harga Sepeda Motor Listrik Garansindo Kompetitif

Kompas.com - 13/06/2015, 10:11 WIB
Model konsep Mantra belum diproduksi massal. Agung Kurniawan/Kompas.comModel konsep Mantra belum diproduksi massal.
|
EditorAzwar Ferdian

Jakarta, KompasOtomotif – Usaha Garansindo Inter Global (GIG) mewujudkan sepeda motor buatan Indonesia bukan hanya mengunggah nasionalisme, tapi juga menggiring alih teknologi ke arah penggerak listrik. Mimpi ini besar dan merangsang pro-kontra, tapi mau tidak mau mesti diakui listrik adalah salah satu alternatif mengurangi pemakaian energi tak tergantikan.

Selama ini GIG dikenal sebagai distributor mobil merek Amerika Serikat (AS) yang identik dengan mesin berkapasitas besar dan “haus” bahan bakar, namun kenyataan itu jadi terbalik ketika mulai masuk ke pasar roda dua dengan merek AS lainnya, Zero Motorcycles. Jargon energi listrik ramah lingkungan mulai digaungkan sampai akhirnya GIG juga menggandeng merek sepeda listrik asal Italia, Italjet.

GIG menjelaskan wacana soal sepeda motor nasional telah disiapkan sejak 2011, lalu pada Desember 2014 keseriusan mendirikan manufaktur diungkapkan ke Kementerian Perindustrian. Unit yang diproduksi berasal dari hasil pengembangan anak bangsa dan dinamakan khas Indonesia.

“Makanya kita bawa Zero, selain bisnis kita juga mau mengedukasi sekarang eranya listrik. Arahnya akan ke sana, sudah gak bisa dihindari. Kenapa engga Garansindo yang bawa transisi itu?” ucap CEO GIG Al Abdullah di Jakarta, Jumat (12/6/2015).

Pria yang sering dipanggil Memet itu juga mengatakan transisi dari mesin konvensional ke teknologi listrik tidak seperti ditakuti banyak orang. Hal yang sama juga berlaku ketika peralihan sepeda motor bertransmisi manual ke otomatis (skutik) dan mesin pengabutan karburator geser ke injeksi. Kini di Indonesia, skutik dan injeksi yang paling banyak dibeli orang.

Untuk mewujudkan angan-angan memiliki sepeda motor buatan Indonesia, GIG memilih merangkul Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). Pilihan itu atas dasar ITS dianggap sukses karena mampu memproduksi komponen sepeda motor listrik dan telah dipasarkan sampai ke Jepang.

Tahun ini dua model prototipe , skutik dan klasik, akan diperkenalkan ke hadapan publik. Al Abdullah mengatakan model yang paling berpotensi menjadi versi produksi adalah skutik, sebab pasar yang dituju di ranah mainstream. Paling cepat 2017 sepeda motor listrik perdana Garansindo akan dipasarkan, Al Abdullah juga meyakinkan harganya kompetitif dengan model skutik konvensional.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X