Kompas.com - 15/12/2014, 17:14 WIB
EditorAzwar Ferdian
Paris, KompasOtomotif - Bos Formula 1 Bernie Ecclestone, mengambil langkah tegas untuk menjaga eksklusivitas tayangan F1. Nantinya, setiap aksi balapan jet darat tersebut akan dilarang ditayangkan di media sosial seperti Youtube.

Seperti diberitakan Forbes, Senin (15/12/2014), rencana ini dilakukan buat meningkatkan aktivitas departemen media digital F1. Akan ada lebih banyak staf untuk mengembangkan website, aplikasi, Twitter dan laman Facebook.

"Nanti tidak ada unggah rekaman balapan ke Youtube karena bisa menurunkan penawaran hak siar," tegas Ecclestone.

Pandangan Ecclestone tersebut berbeda dengan yang Donald Mackenzie, orang yang bertanggung jawab dari mayoritas pemegang saham F1. Menurut Donald, ini adalah cara tentang mempromosikan F1 di televisi.

Ecclestone juga mengatakan, timnya akan meninjau perubahan dalam kurun setahun kedepan dan mengukur apakah cara yang akan diambil ini bisa membuat lebih banyak orang menonton balapan F1 di televisi.

"Tujuan kami bukan untuk memindahkan pemirsa dari TV, sudah menjaga penggemar F1 untuk tetap menyaksikan balapan di televisi. Itu akan meningkatkan minat mereka buat datang langsung ke surkuit," tutup Ecclestone.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.