Advertorial

Ban Generasi Terbaru Khusus Mobil Supersport & SUV Super Premium

Kompas.com - 29/10/2014, 15:08 WIB
- -
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial

Bogor (24/10) Di sela-sela acara Porsche Driving School, PT MICHELIN Indonesia meluncurkan dua produk baru untuk kelas ban premium, yaitu MICHELIN Pilot Sport Cup 2 yang ditujukan untuk mobil sport dan MICHELIN Latitude Sport 3 untuk SUV jenis Super Premium. Kedua ban tersebut merupakan hasil rancangan bersama antara MICHELIN dan Porsche yang dilakukan secara global. Selain itu, ban MICHELIN Pilot Sport Cup2 dan MICHELIN Latitude Sport 3 dipilih sebagai ban bawaan Porsche 918 Spyder/Porsche GT3 dan Porsche Macan yang baru saja diperkenalkan di pasar Indonesia tengah tahun ini.

MICHELIN Pilot Sport Cup 2 memiliki keunggulan dalam desain ditambah dengan  kemampuannya untuk mempertahankan bentuk ban serta memungkinkan jejak tapak yang konstan bahkan dalam kecepatan tinggi sekalipun. Ban ini dibuat dengan teknologi MICHELIN Track Longevity 2.0 yang membuat daya tahan di lintasan dapat ditingkatkan secara signifikan. Sedangkan MICHELIN Latitude Sport 3 mampu meningkatkan kemampuan mengemudi dengan dinamis dan lebih aman meski dalam kecepatan tinggi. Dalam kesempatan yang sama ban ini mampu memberikan 10% daya tahan yang lebih lama.

Country Director PT MICHELIN Indonesia, Jean Charles SIMON mengatakan bahwa peluncuran kedua ban ini di Indonesia merupakan bagian dari komitmen PT MICHELIN Indonesia untuk terus menghadirkan better mobility dengan mengusung konsep teknologi MICHELIN Total Performance di segala aspek, terutama aspek keamanan saat mobil dikendarai dengan kecepatan tinggi.

Managing Director Porsche Indonesia (PT Eurokars Artha Utama), Cristoph Choi menjelaskan bagaimana engineer Porsche secara khusus menyiapkan konsep ban yang sesuai dengan performa kendaraan premium. Pemilihan terhadap MICHELIN telah melalui serangkaian tes dan evaluasi yang cukup panjang sebelum Technical Release keluar.

Peluncuran ini bertepatan dengan kegiatan Porsche Sport Driving School yang diselenggarakan Porsche Indonesia bagi para pelanggannya. Pada kegiatan tersebut, para pemilik mobil Porsche mendapatkan spesifikasi produk menyeluruh mengenai penangganan kendaraan, faktor keselamatan serta cara memaksimalkan performa Porsche. Dalam kesempatan tersebut, Michelin turut memberikan edukasi kepada pemilik mobil Porsche mengenai pentingnya pemilihan ban yang tepat untuk aspek keamanan dan kenyamanan dalam mengemudi.

“Porsche merupakan mobil berperforma tinggi untuk jenis supersport dan super premium. Untuk itu, komponen kendaraan yang membuat berkendara menjadi aman dan optimal menjadi sangat penting,” ungkap Jean-Charles Simon.

Bersama-sama dengan Porsche Indonesia, MICHELIN menghimbau pentingnya memperhatikan aspek keamanan berkendara dari cara mengemudi dan penanganan yang benar, memilih ban yang tepat, baik secara spesifikasi maupun ukuran. Hal ini akan mempengaruhi banyak hal, diantaranya keselamatan, kenyamanan mengemudi dan pengaruhnya  terhadap kendali kemudi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ban Michelin di seluruh dunia telah memenuhi semua kriteria yang diperlukan dalam mewujudkan performa serta pengalaman berkendara terbaik. Unsur keselamatan dan kenyamanan merupakan prioritas utama kami, karena itu ketepatan pemilihan ban merupakan hal yang sangat mendasar terutama untuk mobil super premium seperti Porsche,” ujar Christoph Choi di sela-sela Press Conference Porsche Driving School.

"Pemilihan ban yang tepat merupakan langkah awal untuk menciptakan better mobility dan meningkatkan aspek safety saat berkendara," tutup Simon. (adv)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X