JAKARTA, KOMPAS.com – Penggemar Ferrari cukup beragam dari berbagai lapisan usia. Namun secara global konsumen utamanya selama ini adalah yang sudah berusia mapan atau bahkan usia lanjut.
Namun, menurut Ferrari, hal tersebut kini mulai bergeser. Merek asal Maranello, Italia ini kini mulai menarik klien yang jauh lebih muda, dengan 40 persen pembeli baru kini berusia di bawah 40 tahun.
Dikatakan bahwa jumlah pembeli muda di bawah 40 tahun meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama sekitar 18 bulan lalu.
Pergeseran ini bukan hanya sekadar catatan kecil, melainkan sebuah tanda bahwa "kuda jingkrak" ini tengah berlari memasuki era baru.
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, memberikan seluruh penghargaan kepada tim atas keberhasilan membuat lompatan besar bagi perusahaan.
"Saya tidak tahu dengan merek lain, tetapi bagi kami, ini adalah pencapaian berkat tim kami," kata Vigna dilansir dari Carscoops, Rabu (19/3/2025).
Meski pembelinya kini banyak "anak muda" prinsip Enzo Ferrari, yaitu untuk menghasilkan satu mobil lebih sedikit dari yang diminta pasar tidak berubah. Ferrari tetap akan eksklusif.
Ferrari akan tetap menjaga produksi tetap terbatas, meskipun konsumen mendesak untuk mempercepat waktu pengiriman yang kini lebih dari dua tahun.
Waktu tunggu atau inden akan tetap sama. Konsumen boleh meminta pengiriman yang lebih cepat, namun Ferrari bukanlah perusahaan massal dan tidak akan mengarah ke sana dalam waktu dekat.
"Salah satu klien yang berusia 78 tahun ingin membeli Ferrari dan dia berkata, 'Lihat, saya tidak bisa menunggu dua tahun.' Saya berkata, 'Ini adalah motivasi,'" kata Vigna.
"Ada lagi seorang pria yang lebih muda, berusia 37 tahun, dan dia berkata, 'Ketika saya lebih tua, saya ingin mendapatkan mobil ini sebelum saya berusia 40.' Saya berkata, 'Jangan khawatir, kamu akan mendapatkannya saat kamu berusia 39,'" tambahnya.
https://otomotif.kompas.com/read/2025/03/19/132100315/banyak-pembeli-ferrari-anak-muda-di-bawah-40-tahun