Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Potret Apesnya Pengendara Motor yang Enggak Sabar

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara di jalanan harus mempunyai rasa sabar dan berbagi. Pengguna jalan itu ada banyak, dari mobil, motor, sampai obyek lain yang kebetulan sedang menggunakan jalan.

Sayangnya, pengendara motor di Indonesia masih banyak yang tidak sabar. Video yang diunggah akun Dashcam Owners Indonesia memperlihatkan efeknya kalau jadi orang yang tidak sabar.

Pada video CCTV, kelihatan ada mobil yang mau masuk ke jalan raya, tapi ada motor yang tidak mengerem, tidak mengalah dan pindah jalur.

Hasilnya, karena kaget ada kendaraan dari arah berlawanan, pengendara yang tidak sabar tadi kaget dan terjatuh. Pengemudi mobil pun langsung saja jalan, tidak memedulikan pengendara yang jatuh tadi.

Menanggapi video tersebut, Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani mengatakan, di Indonesia banyak pengendara yang tidak sabar.

"Mereka tidak bisa memosisikan dirinya apabila berada di posisi orang lain. Makanya, sering terjadi kecelakaan akibat dari kurang sabar tersebut," kata Agus kepada Kompas.com, Jumat (19/4/2024).

Bisa dibilang mereka cuma peduli sama dirinya sendiri, tidak mau mengalah. Padahal, dengan mengalah, tidak ada ruginya walau harus berhenti untuk beberapa detik.

"Seharusnya ketika ada kendaraan yang terlihat dari jauh sudah akan keluar, maka kita harus segera mengurangi kecepatan dan berhenti. Jadi memberi jalan ke kendaraan tersebut, apalagi kalau sudah setengah masuk ke jalan," ucap Agus.

Agus menjelaskan, pengendara yang kurang sabar ini tergantung dari individu dan kebiasaannya. Tidak sedikit juga orang di jalan yang sabar dan suka berbagi dengan pengguna jalan.

"Pengendara yang tidak sabar biasanya kurang dalam prediksi bahaya karena berpikir jalanan tersebut sepi. Padahal, bisa saja ada kendaraan lain yang muncul dari arah berlawanan," kata Agus.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/04/19/160100515/potret-apesnya-pengendara-motor-yang-enggak-sabar

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke