Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sensasi Berkendara Luar Kota dengan Hyundai Stargazer Prime

JAKARTA, KOMPAS.com – Hyundai Stargazer merupakan salah satu pemain di segmen Low MPV yang meluncur sejak 2022. Pada pertengahan 2023, mobil ini mendapat beberapa perubahan minor yang membuatnya makin menarik.

Terkhusus pembaruan pada varian Prime, tipe tertinggi dari keluarga Stargazer, yang mencakup eksterior dan interior.

Dari sisi luar, perbedaan dengan model lama terlihat pada pelek 16 inci dan side skirt di bagian samping. Sementara di interior, terdapat layout dasbor baru, fitur rem parker elektrik, dan auto hold.

Bahkan dari sisi pengereman, kini Stargazer Prime juga sudah mengusung rem belakang cakram, tidak tromol lagi.

Dengan segala pembaruan tersebut, lantas bagaimana dengan sensasi berkendara mobil ini? Beruntung redaksi Kompas.com berkesempatan menjajal Stargazer Prime.

Tak seperti pengetesan reguler, kali ini unit test drive dibawa berkendara keluar kota rute Jakarta-Yogyakarta via Tol Trans Jawa.

Memiliki dimensi (PxLxT) 4.460 mm x 1.780 mm x 1.690 mm, serta jarak sumbu roda 2.780 mm, Stargazer cukup lega dipakai mudik.

Dengan penumpang dua orang dewasa dan satu anak kecil, kabin mobil ini terasa akomodatif buat menampung berbagai barang bawaan.

Apalagi tersedia juga beberapa ruang penyimpanan yang menambah kepraktisannya. Salah satu yang berbeda dibanding kompetitornya adalah ruang terbuka di dasbor depan.

Bicara soal posisi duduk, Stargazer Prime cukup fleksibel buat berbagai postur tubuh. Meskipun pengaturan jok masih manual, tapi tetap mudah diatur. Dan pastinya nyaman dan tidak pegal buat perjalanan jauh.

Setirnya juga cukup ringan saat dipakai bermanuver di tengah kota, dan bobotnya menjadi lebih berat ketika melaju di jalan tol.

Buat bermanuver, handling Stargazer terasa cukup baik walaupun masih ada limbung. Satu catatan datang dari pilar A yang cukup tebal, membuat pandangan pengemudi akan sedikit terhalang.

Beralih ke bantingan suspensi, Stargazer bukanlah yang paling empuk di kelasnya. Saat melaju di perkotaan, melewati polisi tidur atau menghajar lubang, rasanya agak keras.

Tapi ketika melaju dengan kecepatan tinggi di tol, bantingan mobil ini justru menjadi lebih nyaman.

Adapun ketika melewati jalan bergelombang seperti di bahu jalan tol, sokbreker Stargazer mampu meredam guncangan dengan lembut.

Soal kekedapan kabin, mobil ini juga terasa baik. Kebisingan yang berasal dari roda terdengar minim waktu berkendara di tol.

Sementara itu, Stargazer mengusung mesin 1.500 cc bertenaga 113 Tk pada 6.300 rpm dan torsi 144 Nm pada 4.500 rpm. Mesin tersebut dikombinasikan dengan transmisi berjuluk Intelligent Variable Transmission (IVT).

Rasanya embel-embel tersebut tidak berlebihan, sebab transmisi CVT mobil ini terasa responsif dan minim kendala. Buat keperluan menyalip atau melewati tanjakan curam bukan masalah buat Stargazer.

Menariknya, transmisi tersebut juga dapat memberikan sensasi perpindahan gigi secara virtual. Ditambah dengan fitur Drive Mode, membuat mobil ini jadi lebih menyenangkan buat perjalanan jauh.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/04/17/185100215/sensasi-berkendara-luar-kota-dengan-hyundai-stargazer-prime

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke