Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Mau Beli Jaguar Lawas Perhatikan Hal Berikut

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini harga mobil Jaguar tahun lama sudah murah. Buat yang ingin punya mobil Eropa harga terjangkau bisa melirik Jaguar S-Type dan X-Type tahun 2000'an awal.

Namun selayaklnya mobil tua ada saja penyakitnya. Untuk itu buat yang tertarik meminang Jaguar lama mesti tahu apa saja yang mesti diperhatikan sebelum membeli, agar ke depan mobil justru tidak merepotkan.

Aim Prihandi, pemilik bengkel Mega Auto Indo, spesialis mobil Jaguar-Land Rover, di Pasar Mobil Kemayoran, mengatakan, tips pertama ialah jangan beli mobil yang saat dihidupkan banyak muncul indakator di klaster instrumen.

"Misalnya mau beli S-Type tahun 2000, mesin 3.000 cc, yang paling penting kita starter hidup, di speedometer jangan sampai muncul gambar atau tulisan aneh-aneh, seperti girboks foul, ABS tidak jalan atau lainnya," kata Aim kepada Kompas.com, akhir pekan lalu.

Misal, kata Aim ,waktu mobil dinyalakan muncul tanda indikator yang tidak diketahui, maka wajib langsung melakukan melakukan memindai (scan) dengan komputer. Tujuannya agar ada patokan berapa biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki.

"Kedua, cek kolong, basah apa tidak, mesin dan transmisi dicek harus kering. Bocor oli bisa, bocor air juga kadang ada, seperti warna merah atau hijau, bocor power streering juga bisa," ujarnya.

Terakhir yaitu wajib test drive. Menurut Aim pengendalian Jaguar merupakan salah satu mobil terbaik. Jika dirasa agak janggal maka wajib curiga.

"Jaguar bagus tak terasa seperti mobil Jepang. Saya pakai mobil Jepang dan Jaguar. Kalau mobil Jepang masih ada berasanya, dari satu sampai lima halus. Jaguar masuk ke Indonesia matik semua. Tapi di Inggris ada manualnya," katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/31/164100815/mau-beli-jaguar-lawas-perhatikan-hal-berikut

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke