Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Impresi Awal Coba Mobil Listrik Chery Omoda E5

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagai mobil listrik, Omoda E5 sangat mudah untuk dioperasikan. Untuk menyalakannya terbilang praktis, kita tinggal membuka kuncinya, lalu duduk, dan kita pencet rem, maka mobil ini langsung siap digunakan.

Buat konsumen awam, jangan heran kalau tidak menemukan tombol-tombol start/stop, bahkan kunci kontak. Karena fitur tersebut sudah tak digunakan lagi di mobil ini.

Begitu pula ketika kita ingin mematikan mobilnya. Kita tinggal keluar dari mobil dan kunci pintunya, maka semua sistem akan mati.

Saat berada di balik kemudi, setirnya terasa mirip dengan Omoda 5. Lalu, ada juga fitur tilt dan telescopic.

Namun seperti Omoda 5, menurut kami posisi setir terasa kurang turun, dan masih terasa tinggi meski posisinya sudah paling rendah.

Salah satu perbedaan dibandingkan versi ICE adalah tampilan tombol-tombol yang lebih bersih, di mana tombol di setir Omoda E5 menjadi satu kesatuan, tidak terpisah seperti pada Omoda 5.

Ketika melaju di jalan, rasa berkendara mobil ini pada dasarnya seperti menyetir Omoda 5. Karena secara model dan dimensi merupakan mobil yang sama.

Tapi kalau kita sudah mengendarai lebih jauh dan lebih lama, baru terasa perbedaannya. Pertama dari kekedapan kabin yang lebih baik, karena tidak ada suara dari mesin.

Bicara soal pengendalian, handling dan bantingan suspensi masih serupa. Limbung masih terasa, tapi karena posisi baterai berada di bawah, jadi center of gravity mobil ini terasa lebih baik dibandingkan versi ICE.

Kemudian saat melakukan kick down, badan terasa langsung menghempas ke belakang berkat motor listrik bertenaga 201 Tk dan torsi 340 Nm, yang secara instan tersalurkan ke roda depan.

Adapun baterai memiliki kapasitas 61 kWh, dengan klaim jarak tempuh mencapai 430 Km berdasarkan metode WLTP.

Dengan profil tenaga dan jarak tempuh seperti ini, sebetulnya Omoda E5 sudah lebih dari cukup buat penggunaan dalam kota.

Bahkan untuk penggunaan antarkota, misal rute Jakarta-Bandung atau Jakarta-Cirebon juga masih masuk akal. Khususnya ketika mobil digunakan dari baterai kondisi penuh.

Sedangkan untuk durasi pengecasan, kabarnya dari 30-80 persen dengan 150 kW itu hanya butuh 28 menit. Tapi kalau misalnya pakai AC Charger atau wall charging tentu bisa lebih lama dari itu.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/19/190752915/impresi-awal-coba-mobil-listrik-chery-omoda-e5

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke