Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Ulasan Lengkap Suzuki V-Strom 250SX, Desain, Performa dan Biaya

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki V-Strom 250SX mengusung tampilan khas motor petualang pada umumnya, dengan postur tinggi dan ramping, serta punya windshield yang cukup tinggi.

Tampilan fascia mirip dengan keluarga supermoto Suzuki, yaitu DR-Z atau DR-Big yang meluncur di pasar Jepang.

Posisi duduk meskipun tinggi, tapi memberikan posisi berkendara yang nyaman dengan setang pas di depan perut pengendara. Joknya pakai model terpisah, bikin penumpang lebih nyaman.

Namun ciri khas motor ini sebetulnya hadir pada ‘paruh bebek’ yang tajam, dengan desain lampu utama LED yang modern dengan cahaya cukup terang saat malam hari.

Tidak hanya menyajikan desain yang menarik, motor ini juga hadir dengan sederet fitur yang cukup lengkap buat motor di kelas 250 cc.

Dimulai dari lampu-lampu motor yang sudah menganut LED pada lampu utama dan rem. Sementara lampu sein masih bohlam halogen.

Berlanjut ke spidometer full digital dengan negative display. Info yang tersedia cukup banyak, dari petunjuk kecepatan, takometer, gear position, odometer, tripmeter A & B, fuelmeter, jam, tegangan baterai, sampai info konsumsi bahan bakar.

Di dekat panel spidometer, terdapat fitur power outlet model USB, yang berguna untuk mengisi ulang baterai smartphone atau GPS selama perjalanan.

Beranjak ke windshield, yang meskipun ramping namun tinggi, sehingga optimal untuk mencegah angin langsung mengenai badan, terutama saat dipakau touring.

Tak ketinggalan terdapat hand guard di kedua setangnya, yang bisa mencegah tangan terkena angin secara langsung atau lontaran kerikil saat lewat di jalan off-road.

Sementara pada bagian belakang, terdapat behel yang juga sekaligus dudukan top box, maksimal beban yang bisa ditahan 6 Kg.

Dari sektor mesin, salah satu fitur menarik adalah Easy Start System, yang dapat menyalakan mesin dengan cukup tekan tombol start sekali saja, maka dinamo starter akan berputar beberapa detik sampai mesin menyala.

Di antara motor berkapasitas mesin 250 cc, dapur pacu Suzuki V-Strom 250SX mungkin terbilang sederhana karena speknya SOHC dengan oil cooler, bukan DOHC dan berpendingin radiator.

Tapi di balik spesifikasinya yang sederhana, ada berbagai keuntungan yang bisa didapat oleh pemilik V-Strom 250SX. Salah satunya adalah minim hawa panas di kaki, minim getaran dan halusnya suara mesin.

Kemudian, motor didukung mesin 1 silinder 249 cc dari bore x stroke 76 x 54,9 mm SOHC 4 katup bertenaga sekitar 26 Tk pada 9.300 rpm dan torsi 22,2 Nm pada 7.300 rpm.

Karakternya kuat di putaran bawah sampai menengah, tapi putaran atasnya juga tidak bisa dianggap remeh. Meskipun kalau dibandingkan dengan mesin 250 cc parallel twin, dapur pacu V-Strom 250SX.

Karena torsinya yang besar, motor cukup melaju di putaran rendah, enggak perlu sering buka gas dalam-dalam. Alhasil mesin bisa melaju santai di berbagai kondisi, bahkan dalam keadaan berboncengan sekalipun.

Bicara soal konsumsi BBM, V-Strom 250SX bisa menghasilkan 36,6 Km per liter berdasarkan penghitungan MID setelah menempuh jarak 98,1 Km.

Adapun ketika menggunakan metode full to full, motor petualang ini dapat meraih 37,5 Km per liter dengan jarak tempuh 95 Km.

Kemudian, yang menarik dari V-Strom 250SX adalah posisi duduk dan handling motor yang ramah buat pemula.

Secara umum, posisi berkendara yang ditawarkan V-Strom 250SX terasa rileks dan santai. Hal ini didapat dari kombinasi posisi setang yang tinggi, jarak antara jok dan pijakan kaki yang jauh, dan pijakan kakinya lurus dengan jok.

Kemudian buat riding di dalam dan luar kota, jok V-Strom 250SX terasa empuk dan nyaman, bikin betah berkendara jauh. Termasuk buat penumpang belakang yang pakai split seat.

Berlanjut ke handling atau pengendalian, V-Strom 250SX yang memiliki bobot 167 Kg rupanya masih terasa ringan dan mudah diarahkan.

Sementara itu, kaki-kaki motor ini didukung kombinasi ban ukuran 19 inci dan 17 inci yang dibalut ban dengan kembangan model dual purpose. Sehingga motor bisa dipakai untuk melibas jalur off-road ringan, namun masih nyaman di aspal.

Adapun bantingan suspensinya juga terbilang empuk, di mana sokbreker depan pakai tipe teleskopik 41 mm dengan jarak main 120 mm, sedang belakang monosok tanpa link yang punya setelan preload 7 tingkat.

Sementara untuk biaya kepemilikan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyatakan bahwa biaya jasa servis V-Strom 250SX gratis sampai 36.000 Km atau sekitar 3 tahun, namun untuk spare part-nya memiliki biaya.

Total biaya servis Suzuki V-Strom 250SX per tahun di bengkel resmi menghabiskan Rp 3.349.000. Angka ini didapat dari hasil penjumlahan biaya spare part dan oli, termasuk PPN 11, selama 3 tahun pemakaian.

Adapun untuk biaya pajak atau PKB per tahun motor ini sekitar Rp 690.000, ditambah SWDKLLJ Rp 35.000, maka bila ditotal menghasilkan Rp 725.000 untuk wilayah DKI Jakarta.

Artinya biaya servis per tahun senilai Rp 3.349.000, ditambah biaya pajak per tahun sebesar Rp 725.000, menghasilkan total biaya pemakaian Rp 4.074.000.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/11/21/192100215/ulasan-lengkap-suzuki-v-strom-250sx-desain-performa-dan-biaya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke