Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jalan Layang MBZ Bikin Ban Bocor, Jasa Marga Lakukan Pembersihan

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini terdapat banyak mobil yang alami kebocoran ban setelah melewati Jalan Tol MBZ arah ke Cikampek. Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola menyampaikan permintaan maaf.

Direktur Utama PT JJC Hendri Taufik menjelaskan, penyebab kebocoran pada ban tersebut adalah ada besi yang menancap di expansion joint di lajur satu, bukan dari infrastruktur jembatan atau sambungan.

"Dapat kami pastikan bahwa material besi yang tertancap di KM 18+400 tersebut tidak berasal dari elemen jembatan atau infrastruktur jalan. Material besi tersebut berasal dari luar yang berbentuk obeng dan tertancap di karet expansion joint," kata Hendri dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Kamis (2/11/2023).

Berdasarkan foto yang juga dikirim dalam siaran resmi, terlihat besi seperti paku yang menancap di karet expansion joint. Panjang utuhnya 10,5cm, yang mencuat keluar ada sekitar 5cm.

Hendri bilang, kendaraan yang terkena kempis tidak sampai mengalami pecah ban yang bisa berakibat fatal. Mobil masih bisa dipakai jalan beberapa Km, jadi tidak terlalu membahayakan.

“Sejumlah kendaraan tersebut mengalami kempes ban, karena dari lokasi ditemukannya material besi di KM 18+400, kendaraan masih dapat berjalan sejauh 18-28 KM dari lokasi kejadian dan berhenti di KM 36-KM 46,” kata Hendri.

Saat ini PT JJC juga tengah memproses klaim ganti rugi pengguna jalan yang mengalami kempis ban akibat kejadian ini sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami terus melakukan inspeksi expansion joint maupun permukaan jalan tol secara rutin, melakukan perbaikan pada perkerasan jalan, pembersihan jalan tol seperti melakukan penyapuan debu dan pasir di lajur maupun di expansion joint, serta pembersihan saluran drainase untuk mencegah terjadinya genangan air,” kata Hendri.

PT JJC juga berkomitmen menyiagakan petugas layanan jalan tol selama 24 jam, menerjunkan petugas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat untuk melakukan pengamanan di titik-titik rawan gangguan keamanan, memastikan kendaraan Mobile Customer Service melakukan observasi secara optimal serta memastikan percepatan informasi melalui Dynamic Message Sign (DMS), CCTV, Radar dan Remote Traffic Microwave Sensor (RTMS).

https://otomotif.kompas.com/read/2023/11/02/172100515/jalan-layang-mbz-bikin-ban-bocor-jasa-marga-lakukan-pembersihan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke