Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Impresi Berkendara Singkat Bersama Omoda 5 GT AWD

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Chery Sales Indonesia (CSI) resmi menghadirkan Omoda 5 GT sebagai varian teratas dari keluarga crossover SUV Omoda 5 di dalam negeri pada Jumat (29/9/2023) malam.

Terdiri dari dua tipe penggerak roda, yaitu Front Wheel Drive (FWD) dan All Wheel Drive (AWD), mobil dibenamkan mesin 1.600 cc turbo TGDI yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 197 Tk dan torsi maksimum 290 Nm.

Angka tersebut jauh lebih besar dibanding Omoda 5 Z dan RZ yang menggunakan mesin 1.500 cc. Sehingga, mobil yang dipasarkan mulai dari Rp 448 juta ini dapat memberikan pengalaman berkendara yang berbeda.

Guna merasakan perbedaan tersebut, redaksi Kompas.com mendapatkan kesempatan untuk mencoba kedua seri Omoda 5 GT saat peluncurannya di ICE BSD, Tangerang, Jumat (29/9/2023).

Dengan waktu dan trek terbatas karena harus bergantian dengan media lain, redaksi mencatat sedikitnya ada tiga perbedaan rasa berkendara pada mobil terkait. Yakni di sisi performa, bantingan suspensi, sama mode berkendara yang lebih lengkap.

Untuk diketahui, pada pengetesan pihak Chery Indonesia sudah menyediakan rekayasa atau rintangan buatan untuk menunjang pengendaraan zig zag, menikung tajam, hingga tanjakkan yang cukup tinggi.

Pertama, unit yang dicoba ialah Omoda 5 GT AWD sebagai varian tertinggi dari Omoda 5 di Indonesia. Sebelum menginjak pedal gasnya, kami melakukan penyesuaian posisi berkendara agar pengetesan berlangsung aman dan nyaman.

Dalam proses mendapatkan posisi berkendara yang maksimal, terbilang sangat mudah karena semua pengaturan sudah elektrik. Namun, memang desain dasbor yang tinggi membuat tidak semua pengendara bisa mendapatkan pandangan jelas ke depan.

Tidak berlama-lama, kami langsung menginjak pedal gas secara perlahan dan mobil pun merespons dengan sigap. Torsi sebesar 290 Nm lebih terasa ketika kendaraan berakselerasi agresif.

Memasuki rintangan pertama yaitu trek menyamping, tak begitu perhatian karena Omoda 5 GT sudah punya sistem penggerrak AWD. Alhasil, SUV segmen B ini dengan santai mampu melewatinya meski tidak ada informasi terkait berapa kemiringan jalan yang sedang dilintasi di layar.

Kemudian, sebelum masuk ke area zig zag, redaksi menyempatkan untuk kick down. Mengejutkan, kendaraan benar-benar sigap bahkan hampir tidak terasa ada delay. Namun, memang di kesempatan ini, kami belum bisa mencoba keganasan mesin 1.600 turbo Omoda 5 GT secara menyeluruh.

Pada area zig zag, bantingan suspensi tidak terasa limbung alias daya cengkram ban ke aspal mumpuni, membuat pengendaranya lebih percaya diri dalam melahap beragam jalan, baik basah atau licin.

Suspensinya juga masih terbilang empuk, meski tidak sepraktis varian Z dan RZ. Ketika melewati speed bump dan ram miring, tidak sampai terasa mengocok perut, tergolong minim guncangan.

Ketika pengendara merasa kurang PD untuk melintas di kondisi jalan tertentu, Omoda 5 GT AWD juga sudah dilengkapi 6 moda berkendara yang meliputi, mode Normal, Eco, Sport, Mud, Snow, dan Offroad.

Sayangnya pada pengetesan ini, meski sudah coba dipindah-pindah modenya, tetap tak terasa perbedaan signifikan, karena area yang terbatas.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/10/02/080200415/impresi-berkendara-singkat-bersama-omoda-5-gt-awd

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke