Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Seberapa Irit Konsumsi BBM Ayla Baru Diajak Keliling Yogyakarta?

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya merasakan sensasi berkendara, ajang media test drive All New Astra Daihatsu Ayla di Yogyakarta juga redaksi manfaatkan untuk melihat konsumsi bahan bakarnya.

Seperti diketahui, datang sebagai salah satu pemain di segmen low cost green car (LCGC) atau mobil murah ramah lingkungan, masalah keiritan bahan bakar jadi salah satu nilai jualnya.

Perjalanan hari pertama dimulai dari Yogyakarta International Airport yang berada di Kulon Progo menuju kawasan Kaliurang. Tak lupa tripmeter serta konsumsi bahan bakar direset lebih dulu.

Unit yang digunakan adalah varian tertinggi, yakni Ayla 1.2 R CVT ADS. Berdasarkan data, mesin WA-VE yang sama dengan Rocky 1.2L tersebut mampu menghasilkan tenaga 86,7 tk pada 6.000 rpm dan torsi 113 Nm di 4.500 rpm.

Putaran bawah masih terasa responsif. Bahkan membawa empat orang dewasa yang secara total memiliki bobot lebih dari 250 kilogram (kg), tak menjadi masalah bagi Ayla.

Demikian juga saat diajak melewati jalur menanjak dan berkelok di kawasan Kaliurang. Mesin tiga silinder yang digunakan masih bisa mengakomodir tenaga dengan baik.


Saat membutuhkan tenaga ekstra agar tarikan lebih spontan, tinggal geser tuas transmisi ke mode S atau slope. Namun, konsekuensinya rpm akan lebih tinggi yang dapat memengaruhi penggunaan atau konsumsi bahan bakar.

Beda dengan hari pertama yang sedikit agresif saat melibas ragam tanjakan di Kaliurang, perjalanan hari kedua didominasi rute dalam kota yang boleh dibilang cukup padat.

Meski gaya berkendara cenderung normal, tapi kali ini Ayla lebih kerap dihadapi kemacetan dan kondisi stop n go.

Selama perjalanan, AC di dalam kabin tetap bekerja. Kadang suhunya sengaja dibuat lebih dingin imbas panasnya cuaca di luar.

Total jarak tempuh selama dua hari mencapai 167,9 kilometer (km). Sedangkan berdasarkan data hasil perhitungan MID untuk konsumsi bahan bakarnya mencapai 11,9 km per liter (kpl).

Hasil tersebut menurut redaksi masih wajar, mengingat rute dan kondisi perjalanan yang bervariasi, bobot penumpang, dan ragam hal lainnya.

Awal-awal perjalanan konstan karena beriringan, redaksi sempat mendapat 14,3 kpl. Artinya, konsumsi bahan bakar Ayla masih bisa lebih baik lagi.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/05/15/120200915/seberapa-irit-konsumsi-bbm-ayla-baru-diajak-keliling-yogyakarta

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke