Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Cara Memanaskan Mesin Mobil yang Benar, Enggak Usah Digas

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kendaraan juga membutuhkan pemanasan sebelum digunakan, sehingga ketika pengendara mulai memacu laju, kondisinya sudah siap. Dengan kesiapan tersebut, maka performa unit sudah optimal dan kerugian tidak menimpa pengguna mobil ataupun mesin itu sendiri.

Ketika suhu mesin belum ideal atau masih dingin, maka sistem bahan bakar akan secara otomatis menyemprotkan BBM lebih banyak. Sehingga sering terlihat putaran mesin masih tinggi pada awal mesin dihidupkan.

Tidak perlu juga menginjak pedal gas untuk mempercepat tercapainya suhu ideal, karena cara tersebut justru bertentangan dari maksud pemanasan yang dimaksud.

Pemilik Aha Motor Yogyakarta Hardi Wibowo mengatakan memanaskan mesin maksudnya agar suhu kerja ideal tercapai terlebih dulu sebelum kendaraan dipacu, jadi memang tidak perlu digas.

“Biarkan saja mesin menyala dengan kondisi AC mati, lampu mati, itu kondisi yang paling tepat karena mesin bekerja tanpa beban sehingga pencapaian suhu kerja terjadi dengan perlahan,” ucap Hardi kepada Kompas.com, Selasa (10/5/2023).

Hardi mengatakan tujuan dari pemanasan mesin ini sebenarnya untuk memastikan semua sistem mesin bekerja normal terlebih dulu, termasuk sistem pelumasan yang ada.

Kondisi tertentu, bisa saja oli belum sampai pada semua sudut ruang mesin yang perlu dilumasi, seperti yang terjadi pada mobil tua atau yang pernah telat melakukan ganti oli.

“Harapannya, semua komponen pada mesin sudah terlumasi dengan baik, baru mobil dipacu, kalau sampai ada komponen yang masih kering karena oli telat sampai, tapi kendaraan sudah dipacu atau digas, maka keausan akan lebih mudah terjadi,” ucap Hardi.

Pastikan juga saat memanaskan mesin mobil terparkir dengan baik dengan mengaktifkan rem parkir dengan optimal, tuas transmisi matik wajib di posisi P dan pastikan di ruang kedali tidak ada anak kecil.

Menurut Hardi, memanaskan mesin memang perlu dilakukan tapi jangan sampai mencelakakan diri atau orang lain.

“Sebentar saja sih kalau mobil-mobil sekarang, sampai semua lampu indikator mati, baru kendaraan boleh dilajukan,” ucap Hardi.

Jadi, saat memanaskan mesin tidak perlu digas seperti yang sering dilakukan oleh sebagian masyarakat. Selain itu berpeluang membahayakan komponen mesin, BBM juga akan terbuang sia-sia.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/05/10/104200115/cara-memanaskan-mesin-mobil-yang-benar-enggak-usah-digas

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke