Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Subsidi Air EV Berupa Potongan Pajak, Ini Reaksi Wuling

Subsidi berlaku mulai 1 April 2023 sampai akhir tahun nanti. Subsidi hanya berlaku untuk mobil yang punya TKDN di atas 40 persen, di mana saat ini baru dua produk yang lolos yaitu Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air EV.

Kebijakan ini berbeda dengan indikasi awal bahwa subsidi mobil listrik akan berupa potongan harga, di mana Ioniq 5 menerima antara Rp 70 juta-Rp 80 juta dan Air EV yaitu Rp 25 juta.

Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors, mengatakan, pada dasarnya setuju saja dengan kebijakan yang dibuat pemerintah. Apapun bentuknya berdampak baik untuk mempercepat tren kendaraan listrik di Indonesia.

"Kita sebenarnya serahkan ke pemerintah, karena kan sebenarnya pemerintah ketika memberikan regulasi itu sebenarnya sudah dipikirkan sesuai dengan kondisi dan target pemerintah untuk kebaikan Indonesia juga. Jadi kita mengikuti," kata Dian, Jumat (31/3/2023).

Dian mengatakan, dengan adanya subsisi tersebut pasti ada peningkatan penjualan. Namun berapa peningkatan tersebut masih butuh waktu untuk pembuktian.

"Yang jelas iya ya, karena memang kan PPN dari 11 pesen ke 1 persen berarti sebenarnya ada nilai yang menarik konsumen untuk sebenarnya beralih ke mobil listrik juga," ujar Dian.

Dian mengatakan, jika dilihat secara produk Air EV pun sebetulnya cukup menggoda konsumen. Perawatan diklaim murah, pajak tahunan juga murah. Kemudian konsumen juga tidak perlu isi bensin.

"Kalau kita bicara penghematan di fuel consumption juga udah dijelaskan berkali-kali bahwa cukup lumayan banyak dia yang perawatan sampai 100 ribu kilometer pun sebenarnya saat ini cost ownership sudah bagus," ujar Dian

"Kalau seandainya ditambah dengan insentif menjadi 1 persen tapi kita tidak tahu ya, yang jelas itu sebenarnya apa ya itu membantu," ujar Dian.

https://otomotif.kompas.com/read/2023/04/02/040100715/subsidi-air-ev-berupa-potongan-pajak-ini-reaksi-wuling

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke