Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Alasan Pebalap MotoGP Nekat Latihan Pakai Motocross meski Berbahaya

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, Fabio Quartararo dikabarkan mengalami cedera saat latihan dengan motor motocross. Meski sudah tahu berbahaya, para pebalap MotoGP tetap melakukannya.

Tangan kiri Quartararo dikabarkan mengalami patah tulang akibat latihan motocross. Begitu pula dengan tangan kiri Andrea Dovizioso yang musim ini resmi pensiun.

Semua pebalap tahu latihan menggunakan motor trail di lintasan motocross sangat berbahaya dan berisiko menyebabkan cedera yang parah. Sebab, tata letak treknya yang memiliki lompatan yang cukup tinggi.

Jika sampai cedera yang benar-benar serius, tentu akan sangat berbahaya bagi keselamatan dan juga karier seorang pebalap MotoGP.

"Metode latihan motocross telah terbukti menyumbangkan banyak sekali dampak positif untuk kami," ujar Marquez, dikutip dari Speedweek.com.

Valentino Rossi juga pernah merasakan cedera akibat latihan dengan motocross, mulai cedera ringan hingga patah tulang. Akibatnya, dia terpaksa absen pada beberapa seri balapan.

"Saya selalu mengendarai motocross, juga setelah 2010, karena saya suka. Saya sangat menikmatinya dan saya pikir ini adalah latihan yang paling bagus untuk fisik dan mental," ujar Rossi, dikutip dari Motomatters.com.

Jadi, apa saja sebenarnya manfaat latihan di lintasan motocross bagi para pebalap MotoGP yang bersaing di lintasan aspal?

1. Meningkatkan Kekuatan Tubuh
Lintasan motocross memiliki rintangan dan tantangan yang berbeda dari lintasan aspal. Sulit untuk menjinakkan motor dan lintasannya.

Para pebalap harus mampu bermanuver, melompat tinggi, dan memacu motor, serta mencatatkan waktu terbaik. Tiap bagian tubuh benar-benar dimaksimalkan, mulai dari bahu, otot lengan, paha depan, paha belakang, dan otot-otot kaki.

Meningkatkan fisik memang bisa dilakukan dengan latihan di gym. Tapi, latihan dengan menggunakan motor motocross bukan hanya akan melatih fisik saja.

2. Meningkatkan Keseimbangan Pebalap
Melaju di lintasan tanah, pasir, atau berlumpur, tentu lebih licin daripada lintasan aspal. Cengkraman ban terhadap tanah tentu berbeda dengan aspal.

Sehingga, pebalap akan terlatih fokusnya untuk membuat motor tidak terjatuh. Manfaatnya bisa dirasakan para pebalap MotoGP saat mengerem, menikung, atau balapan di lintasan yang basah karena hujan.

3. Meningkatkan Stamina Tubuh
Durasi balapan di MotoGP bisa berlangsung hingga 40 menit lebih. Selain itu, sering kali balapan berjalan dalam kondisi cuaca yang panas.

Dalam durasi tersebut, pebalap dituntut untuk tetap fokus dan kuat menahan beban saat pengereman atau akselerasi. Untuk itu, berlatih di lintasan motocross adalah cara yang bagus untuk menjaga daya tahan pebalap.

4. Menstimulasi Otak
Saat balapan, seorang pebalap juga harus pintar mengatur strategi. Manfaat tersebut juga bisa didapatkan dari latihan motocross, di mana pebalap harus bisa memilih jalur mana yang terbaik, mengatur buka-tutup gas, dan lainnya.

5. Membentuk Postur Tubuh
Posisi berkendara sangat berpengaruh saat balapan di MotoGP. Sebab, gaya berkendara yang tepat akan mampu mengeluarkan potensi maksimal dari motor yang digunakan.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/12/15/122200015/alasan-pebalap-motogp-nekat-latihan-pakai-motocross-meski-berbahaya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke