Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Minat Innova Bensin, Cek Komponen Ini Sebelum Beli Bekasnya

SEMARANG, KOMPAS.com - Meski pamornya tak sebaik versi diesel di segmen mobil bekas, namun Toyota Kijang Innova bensin tetap ada peminatnya.

Apalagi secara harga jual juga lebih murah. Banyak yang ditawarkan mulai dari Rp 80 jutaan, lebih menguntungkan dibanding membeli MPV di bawahnya.  

Meski begitu, jangan cepat tergiur harga murah. Tetap harus melakukan pemeriksaan secara detail agar tak menyesal dikemudian hari. 

Kempes, Pemilik Bengkel Anugrah Abadi Karangawen mengatakan, nomor satu Innova bensin incaran harus dipastikan bebas kebocoran oli. 

"Oli mesin yang rembes biasanya disebabkan seal cover timing chain yang mengelupas karena usia. Apalagi jika sampai oli mesin menetes ke lantai, sudah masuk kategori cukup parah. Pemeriksaan yang jarang dari pemilik berisiko tinggi karena volume oli mesin terus berkurang," kata Kempes kepada Kompas.com, Selasa (8/11/2022). 

Berikutnya khusus transmisi matik, saat sesi test drive, unit harus dipastikan bebas bunyi asing. Biasanya jika transmisi abnormal, ada keanehan yang muncul ketika proses perpindahan gigi. 

Dari posisi gigi netral (N), syaratnya harus benar-benar mulus. Jika ada gejala delay menandakan beberapa komponen transmisi aus. 

"Bisa dicoba sejak awal akselerasi, respon transmisi menerima hentakan tenaga mesin jika bagus dan tetap enteng berarti oke," ujar Kempes.

"Lanjut cek perpindahan gigi secara manual, apakah ada gejala kerusakan seperti rpm 'nahan' atau normal. Hal itu biasanya untuk memastikan kondisi kampas kopling matik," katanya. 

Dua poin tersebut jadi kunci unit sehat dan layak digunakan. Baru setelah resmi ganti pemilik, baiknya dilanjutkan perawatan khusus. 

Cairan pelumas mesin, transmisi dan minyak rem diganti baru agar mekanisme sirkulasi masing-masing komponen bergerak senantiasa berjalan normal. 

"Oli-oli ganti semua agar kendaraan siap pakai. Pikiran pemilik juga jadi tenang, kapan saja bisa digunakan untuk bepergian jauh," kata dia. 

Sementara itu, Kepala Bengkel Nasmoco Majapahit Semarang Bambang Sri Haryanto mengatakan, inspeksi cek unit Innova bensin bekas relatif lebih mudah dibandingkan Innova diesel. 

"Poin pemeriksaan hanya meliputi kebocoran oli, tidak ada masalah transmisi, dan unit dipastikan bukan bekas kecelakaan," kata Bambang. 

Kebocoran oli jadi poin nomor satu karena ada kemungkinan beberapa komponen utama aus. Hal ini akan membutuhkan biaya perbaikan besar dan sangat merugikan. 

"Secara fisik oli yang bocor tidak enak dipandang, namun hal itu berdampak negatif untuk penggunaan jangka panjang. Penyusutan volume oli berpeluang besar menyebabkan kerusakan serius," ucapnya. 

Namun terpenting, unit incaran harus dipastikan bukan bekas laka. Kuncinya, sasis bagian depan terutama di area kap mesin harus benar-benar masih presisi. 

"Tulangan depan kelihatan, jika mobil pernah terlibat kecelakaan. Dari pabrikan biasanya ada bulatan titik las yang terlihat. Jika diraba mulus bisa jadi patokan unit tersebut bekas di perbaiki," terangnya. 

https://otomotif.kompas.com/read/2022/11/08/173100515/minat-innova-bensin-cek-komponen-ini-sebelum-beli-bekasnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.