Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Lima Hari Meluncur, Honda WR-V Diklaim Terpesan Lebih dari 500 unit

BOGOR, KOMPAS.com - PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi meluncurkan WR-V sejak Rabu (2/11/2022) atau lima hari yang lalu. Kabarnya, antusiasme calon konsumen SUV kecil dari Honda ini sangat tinggi.

Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT HPM mengatakan, antrean orang yang mau lakukan tes Honda WR-V mengular, bahkan sampai menunggu dua jam.

"Kemarin aja Sabtu antrean dua jam untuk test drive, antusiasnya tinggi sekali. Kemarin di-update sekitar 500-an SPK-nya, 62 persen itu dari Jakarta, karena mobil baru ada di Jakarta," ucapnya di Bogor, Minggu (6/11/2022).

Selain Jakarta, kota besar lain yang cukup banyak memesan Honda WR-V adalah Bandung, Surabaya, Semarang, dan sisanya dari luar Jawa. Untuk tipe tertinggi yang dipesan adalah RS dengan Honda Sensing.

"RS Honda Sensing 57 persen, 41 persen RS, dan tipe E 2 persen. Kalau kota-kota memang konsumennya lebih memilih yang Honda Sensing," ucap Billy.

Model paling tinggi memang paling sering dipesan saat produk baru diluncurkan, sekitar tiga sampai enam bulan pertama. Selain itu, pilihan warna baru untuk WR-V yakni Stellar Diamond Pearl jadi yang paling banyak dipesan, 39 persen.

Tapi ada yang perlu diperhatikan, WR-V yang diproduksi tahun ini (VIN 2022) baru akan diproduksi awal Desember. Jadi diperkirakan pengiriman akan berlangsung di minggu kedua sampai keempat Desember dan jumlahnya tidak banyak.

"VIN 2022 itu hanya 1.700-an unit, tahun depan juga belum stabil (produksi). Target kami pemesanan itu 30.000 unit satu tahun, tapi delivery dan production tergantung dari komponen yang tersedia," kata Billy.

Billy mengatakan, HPM terus berkoordinasi dengan principal untuk bisa dapatkan komponen yang banyak untuk Honda WR-V. Hal ini dikarenakan antusiasme dari masyarakat yang cukup tinggi terhadap mobil baru Honda tersebut.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/11/07/080200915/lima-hari-meluncur-honda-wr-v-diklaim-terpesan-lebih-dari-500-unit

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke