Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Penguasa Pasar, Motor Honda Dipunyai 7 dari 10 Orang Pengendara Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menyebutkan, tren penjualan kendaraan roda dua di Indonesia sepanjang 2022 berjalan positif. Bahkan, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya, terjadi kenaikan 2,55 persen.

Padahal, sebagaimana diketahui, sejak kuartal pertama tahun ini ada berbagai tantangan industri, seperti krisis pasok cip semikonduktor, yang berujung pada turunnya suplai dan volume produksi, serta membuat inden panjang.

Lebih jauh, diungkapkan oleh General Manager Corporate Communication PT AHM Ahmad Muhibbudin, penjualan motor Honda selama Januari-Agustus 2022 mencapai 2.216.939 unit.

Jumlah tersebut artinya Honda menguasai 97 persen total distribusi motor secara nasional sebesar 2.273.552 unit pada periode yang sama. Hal itu menandakan bahwa setiap 10 orang pengendara motor di Indonesia, 7-8 di antaranya memiliki motor Honda.

"Mayoritas penjualan motor Honda ialah skutik yakni sebesar 89 persen," kata Muhib dalam acara Workshop Wartawan Industri di Menara Astra, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Tak sampai di sana, AHM juga mencatatkan tren positif pada kegiatan ekspor tahunan selama Januari-Agustus 2022 mencapai 272.053 unit. Pengapalan dilakukan ke berbagai negara, seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Bangladesh, dan Brasil.

Kinerja itu mampu dicapai imbas berbagai strategi yang dijalankan perseroan, salah satunya memperkenalkan produk baru. Tercatat sepanjang tahun ini, AHM sudah merilis 12 motor baru, seperti Honda ADV 160, Honda Vario 160, dan lain sebagainya.

Soal kendaraan listrik, Muhib juga menyatakan bahwa pihaknya tengah melirik beragam peluang dan tantangan yang ada.

“Tahun ini, pihak manajemen AHM juga akan mengumumkan road map motor listrik Honda di Indonesia,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/09/29/072200415/penguasa-pasar-motor-honda-dipunyai-7-dari-10-orang-pengendara-indonesia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke