Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenapa Mobil LCGC Direkomendasikan Pakai BBM RON 92?

JAKARTA, KOMPAS.com - Low Cost Green Car (LCGC) merupakan salah satu segmen kendaraan yang akhir-akhir ini sering terlihat di jalanan.

Salah satu faktornya adalah harga jual LCGC yang relatif ekonomis. Paling murah, LCGC bisa didapatkan dengan membayar Rp 100 jutaan, lalu merangkak naik sampai Rp 180 jutaan.

Tetapi, bagi para pembelinya juga harus mengikuti beberapa syarat. Salah satu syarat yakni menggunakan BBM minimal dengan RON 92 atau setara Pertamax.

Bahkan pada bagian kaca belakang juga ditempel stiker dengan tulisan rekomendasi BBM yang bisa digunakan. Tapi apa sebenarnya tujuan dari memakai BBM RON 92?

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, penggunaan BBM di LCGC sebenarnya jadi pilihan masing-masing, tapi jika sesuai rekomendasi, maka performa akan maksimal.

"Kami merekomendasikan RON 92 supaya performa mesin maksimal. Kalau RON lebih rendah, maka performa menurun terkait power, efisiensi, dan emisinya," kata Supriyadi kepada Kompas.com, Senin (22/8/2022).

Anjar Rosjadi, Division Head Product Planning R&D and Spare Part Division PT ADM menambahkan, pabrikan menganjurkan penggunaan jenis BBM pada produk yang dipasarkan karena untuk menyesuaikan dari spesifikasi mesinnya.

Hal tersebut bukan tanpa sebab, karena dengan menggunakan BBM yang tepat bisa memberikan dampak positif. Mulai dengan performa mesin yang terjaga sampai keawetan dari mobil.

"Memang efeknya jangka panjang, karena hitungannya secara total. Intinya dengan menggunakan jenis BBM yang dianjurkan, termasuk untuk LCGC, bisa memberikan performa yang optimal, lebih awet, dan efisiensi yang lebih baik bagi mobil," ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/08/22/181200615/kenapa-mobil-lcgc-direkomendasikan-pakai-bbm-ron-92-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke