Salin Artikel

STNK Hilang Bukan Atas Nama Sendiri, Begini Cara Mengurusnya

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah orang pasti pernah mengalami kehilangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Hal ini tentu merepotkan, terlebih jika itu bukan atas nama sendiri.

Mengutip laman Bapenda DKI Jakarta, memang mengurus STNK bukan atas nama diri sendiri atau belum balik nama prosesnya lebih panjang daripada pengurusan STNK biasa. Namun bukan berarti mustahil untuk dilakukan.

Hal pertama yang harus dilakukan pemilik ialah mempersiapkan berkas yang diperlukan seperti surat keterangan hilang di kantor polisi terdekat. Jangan lupa juga membawa KTP asli dan salinannya agar memudahkan.

Kemudian, pemilik kendaraan disarankan membawa BPKB asli dan salinannya agar bisa mendapat legalisir. Mengingat, legalisir salinan BPKB menjadi syarat yang penting untuk mengurus STNK hilang bukan atas nama sendiri.

Caranya, pemilik kendaraan cukup datang ke bagian pengesahan dengan membawa BPKB asli dan fotokopi, juga KTP yang sesuai dengan BPKB.

Dokumen lainnya adalah surat kuasa yang menunjukkan bahwa Anda merupakan pihak yang berwenang untuk mengurus BPKB tersebut. Buatlah surat kuasa yang telah dibubuhi tanda tangan pihak yang namanya tercantum pada BPKB.

Terakhir, buatlah formulir permohonan yang didapatkan di kantor Samsat terdekat. Anda dapat mengisi formulir dan mengharuskan tanda tangan diatas materai.

Apabila telah selesai, silahkan datangi kantor Samsat. Pastikan seluruh berkas yang diperlukan tidak ada yang tertinggal atau terlewat. Petugas akan mengarahkan Anda menuju loket untuk cara mengurus STNK hilang bukan atas nama sendiri.

Jangan lupa membawa kendaraan bermotor yang akan diurus STNK-nya. Sebab pada saat itu pula, akan dilakukan pengecekan fisik kendaraan dan melakukan penggesekan nomor rangka kendaraan.

Berikutnya, pemilik perlu mengurus cek blokir. Cek blokir adalah surat keterangan kehilangan STNK yang dikeluarkan pihak Samsat. Surat ini akan diproses apabila Anda membuktikan keabsahan dari STNK yang hilang.

Cek blokir juga bertujuan untuk mencari tahu apakah kendaraan tersebut terblokir atau tidak.

Lalu datanglah ke loket Bea Balik Nama II (BBN II). Di sini, pemilik akan mengurus STNK baru sebagai pengganti STNK yang hilang. Kumpulkan seluruh berkas kelengkapan administrasi yang dibawa.

Selanjutnya, pemilik harus melakukan pembayaran biaya pengurusan STNK yang hilang. Kemudian petugas juga akan melakukan pengecekan apakah kendaraan memiliki tanggungan pajak atau tidak.

Bila sudah selesai, Anda bisa menyerahkan bukti pembayaran kepada kasir agar bisa mengambil STNK dan SKPD. Cukup tunggu panggilan dari petugas kasir.

Setelah Anda dipanggil, serahkan bukti pembayaran, petugas akan memberikan STNK baru beserta SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah).

https://otomotif.kompas.com/read/2022/08/09/161200415/stnk-hilang-bukan-atas-nama-sendiri-begini-cara-mengurusnya

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.