Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

4 Tips Naik Motor di Jalan Tanjakan dan Turunan Curam

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai sepeda motor di jalan dengan tanjakan terjal atau turunan curam perlu kewaspadaan, keterampilan dan kesabaran.

Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, cara melewati dua jalan tersebut yaitu tanjakan dan turunan juga berbeda. 

“Setiap pengendara wajib memahami teknik berkendara yang tepat agar mampu menghadapi berbagai kontur dan kondisi jalan," kata Lucky dalam keterangan resmi, Senin (11/7/2022).

Lucky mengatakan, pada dasarnya berkendara menggunakan motor kopling, bebek dan motor matik alias skutik perlu cara tersendiri.

Motor tipe sport atau bebek ketika melewati jalur turunan dapat memanfaatkan engine brake dengan memposisikan gigi 1 untuk membantu mengurangi kecepatan.

"Hal ini sangat membantu kita untuk dapat tetap fokus dalam berkendara agar selamat sampai tujuan dan berkendara pun menjadi menyenangkan,” ujar dia.

Lucky mengatakan, ada empat langkah yang mesti diperhatikan dan dilakukan jika mengendarai skutik di jalan tanjakan atau turunan curam.

1. Memasuki jalur yang menanjak

Pada saat akan memasuki jalan menanjak, sebaiknya mengambil jarak yang cukup agar akselerasi sepeda motor dapat melewati tanjakan.

Turunkan kecepatan secara bertahap ketika mendekati puncak atau jalan datar.

"Sebelum memasuki jalan menanjak, manfaatkan akselerasi atau momentum dengan menambah gas jauh sebelum jalan menanjak dengan memperhatikan kondisi jalan," kata Lucky.

Kurangi kecepatan ketika mendekati ujung tanjakan dengan tetap memperhatikan kecepatan saat menanjak sebelumnya guna mencegah terlepasnya roda depan ketika mencapai ujung tanjakan.

2. Memasuki jalan yang menurun

Pada saat akan memasuki jalan menurun, sebaiknya kurangi kecepatan jauh sebelum memasuki jalan menurun yaitu dengan menurunkan gas dan pertahankan kecepatan motor dengan menggunakan rem depan atau belakang.

"Bila dirasakan pengereman kurang optimal, berhentilah atau menepi sejenak ketika melewati jalan turunan dengan rute yang panjang untuk mendinginkan rem depan dan belakang," katanya.

3. Postur berkendara yang tepat

Postur saat berkendara di jalur tanjakan posisikan badan condong ke depan agar roda depan mendapatkan grip atau cengkraman yang kuat terhadap permukaan jalan.

"Demikian pula pada saat berkendara jalur turunan, posisikan postur badan condong ke belakang," kata dia.

4. Berhenti di tanjakan

Ketika harus berhenti di tanjakan, komposisi rem belakang sebaiknya lebih besar yang berguna untuk menahan gaya dorong kendaraan ke belakang.

"Kemudian hindari posisi di belakang kendaraan berukuran besar, seperti truk dan bus," kata dia.

Namun bila terpaksa harus berada di belakang kendaraan besar ambilah posisi di sebelah kiri atau mengambil posisi paling aman di belakangnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/07/11/193340515/4-tips-naik-motor-di-jalan-tanjakan-dan-turunan-curam

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke