Salin Artikel

Chery Siapkan Tiggo 7 Pro Varian PHEV untuk Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Chery Tiggo 7 Pro didapuk bakal jadi produk pertama setelah resmi comeback ke Indonesia. Mobil bergenre sport utility vehicle (SUV) tak hanya siap meramaikan pasar otomotif, tapi juga berkompetisi dengan sejenisnya.

Seperti diketahui, melihat dari spesifikasi yang dimiliki, banyak yang menggangap bila Tiggo 7 Pro bakal menjadi pesaing Wuling Almaz. Apalagi dihadirkan dengan beragam fitur yang bisa dibilang cukup berlimpah.

Tak hanya tampilan yang diklaim tangguh dan premium melalui gril bertema galaxy sun flare dan LED, beragam perangkat modern lain juga sudah disematkan. Mulai layar kontrol ulta-clear berdimensi 10,25 inci, 360 derajat panoramic, dan wireless charging.

Selain itu, sama dengan Almaz, Tiggo 7 Pro juga dilengkapi Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang terdiri dari beberapa fitur seperti Blind Sport Detection (BSD), Adaptive Cruise Control (ACC), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Door Opern Warning (DOW), Lane Departure Warning (LDW), dan Reverse Tendency Alert (RAT).

Dari sektor dapur pacu, Tiggo 7 Pro mengusung mesin turbo berkubikasi 1.500 cc yang di atas kertas mampu mengeluarkan tenaga sebesar 155 tk dan torsi sebesar 230 Nm. Sedikit lebih besar dibandingkan Almaz.

Major Qin, Marketing and Product Director PT Chery Motor Indonesia mengatakan, pihak memiliki motivasi yang kuat kembali ke pasar Indonesia dan menawarkan produk-produk unggulan yang telah menerapkan kecanggihan teknologi dan berkualitas tinggi.

"Dengan berbagai keunggulan tersebut, kami juga berharap konsumen bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda," kata Major Qin, dalam keterangan resminya, Jumat (8/4/2022).

Major mengatakan, untuk seri Tiggo, Chery sudah memiliki rencana pengembangan delapan model di Indonesia. Menariknya, tak hanya mesin konvensinal saja, tapi nantinya juga bakal ada versi elektrifikasi.

"Untuk pasar Indonesia, yang di dalamnya termasuk untuk jenis berbahan bakar bensin dan energi terbarukan atau listrik," katanya.

Elektrifikasi yang dimaskud ternyata mengacu pada Tiggo 7 Pro berbasis Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), yang digadang-gadang sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon di udara.

Sebagai bukti keseriusan kembali ke Indonesia, pengembangan pabriknya juga sudah diinformasikan sejak awal yang akan diperuntukkan untuk varian listrik.

"Indonesia merupakan wilayah yang strategis dalam perkembangan ekonomi Asia Tenggara, karenanya kami akan mendirikan pabrik di Indonesia yang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, tetapi juga untuk ekspor ke negara Asia Tenggara lainnya," kata Major.

Sedangkan untuk jaringan, ditargetkan mencapai 70 diler pada akhir 2022 dan mencapai 100 diler dalam dua tahun ke depan untuk wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/04/09/123100015/chery-siapkan-tiggo-7-pro-varian-phev-untuk-indonesia

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.