Salin Artikel

Alternatif ke Puncak Lewat Jalur Puncak II, Ini Rutenya

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemacetan yang terjadi di jalur Puncak Bogor maupun Puncak Cianjur pada Minggu (27/2/2022) telah menyebabkan ribuan kendaraan terjebak.

Sejumlah jalan alternatif dicari pengendara untuk keluar dari kemacetan tersebut, salah satu yang bisa dipilih adalah jalur Puncak II, yang terbentang sepanjang 50-60 km.

Jalur Puncak II yang merupakan jalan poros tengah timur, yang rencananya dibangun mulai dari daerah Sentul (Bogor) - Babakan Madang - Hambalang - Sukamakmur - Pacet - Istana Cipanas (Cianjur).

Meski begitu, pembangunan jalur tersebut saat ini mangkrak. Saat ini jalur tersebut bisa dilewati, namun sebagian besar rusak dan licin.

Padahal, keberadaan jalur alternatif penghubung Bogor-Cianjur itu diyakini bisa menjadi solusi konkret dalam mengurai kemacetan.

Utamanya, kemacetan yang kerap terjadi di jalur utama (jalur Puncak) pada saat musim liburan dan akhir pekan.

“Untuk hari Minggu pagi hingga malam, kendaraan yang melintas di jalur Puncak II didominasi dari luar kota dengan tujuan Bogor,” ujar Rendi, tokoh pemuda Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, disitat dari Antara (1/3/2022).

“Untuk hari ini, hitungan ratusan kendaraan masih melintas, guna menghindari macet di jalur Puncak yang masih terjadi,” kata dia.

Bagi pengendara mobil maupun motor yang mau mencoba jalur tersebut, silakan arahkan kendaraan Anda ke kawasan Sentul.

Buat mobil pilih jalan ke arah Aeon Mal di Sentul City. Sementara motor bisa lewat Sirkuit Sentul, lalu ikuti jalan yang menuju Sentul International Convention Centre.

Kemudian pilih jalan menuju Pasar Babakan Madang, lalu masuk ke Jalan Mahkota Pirius untuk menuju Jalan Hambalang Golf.

Awalnya kondisi jalan terbilang bagus, yakni dengan struktur jalan beton. Kemudian makin lama, jalan semakin jelek, sampai akhirnya masuk ke dalam Jalan Rencana Jalur Puncak 2, yang didominasi bebatuan.

Selain itu, sepanjang jalur ini masih minim SPBU. Paling hanya tersedia penjual bensin eceran. Oleh sebab itu, mobil atau motor sebaiknya diisi penuh dulu sebelum masuk jalur ini.

Sementara itu, pastikan juga kondisi kendaraan fit. Pasalnya, jalur ini juga masih minim bengkel umum.

Lantas, jika Anda terus mengikuti jalan tersebut, sampai lebih kurang 3-4 jam, kendaraan bakal sampai ke kawasan Kota Bunga atau Istana Cipanas.

Artinya, Anda bakal melewati kemacetan yang terjadi di Megamendung, Simpang Gadog, Cisarua, sampai Puncak Pass.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/03/01/124100615/alternatif-ke-puncak-lewat-jalur-puncak-ii-ini-rutenya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.