Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Emosi di Jalan Raya Hanya Bikin Runyam Perjalanan

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudi di Indonesia memang perlu kesabaran yang banyak. Sering ditemui, pengguna jalan lain yang perilakunya ada-ada saja dan kadang membuat emosi.

Emosi di jalan raya sebaiknya disalurkan ke hal-hal yang baik. Jangan sampai emosinya meluap dan menyebabkan konflik dengan pengguna jalan lain yang tidak ada untungnya.

Tanpa pengendalian yang positif, emosi cuma bisa bikin runyam perjalanan. Jangankan sampai di tempat tujuan, biasanya konflik bermunculan saat di jalan.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, ada tiga hal yang perlu diperhatikan saat mengemudi, yakni bertanggung jawab, pengendalian diri, dan berpikir positif.

“Pengemudi harus paham kalau menyetir berisiko kecelakaan dan rawan konflik, jadikan tanggung jawab sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari, bukan slogan,” kata Sony kepada Kompas.com, Kamis (3/1/2022).

Kemudian, pengendalian diri diperlukan agar bisa saling berbagi, sopan, dan mengalah ketika berkendara. Anggap saja banyak pengguna jalan yang memiliki kepentingan yang mungkin harus didahulukan.

“Terkahir adalah positive thinking, sampingkan ego dan pikirkan risiko terjelek,” ucap Sony.

Jika pengemudi sudah emosi, tarik dan buang napas secara teratur. Buang pikiran-pikiran jelek yang bisa menimbulkan konflik di jalan dan fokus pada tujuan akhir dalam perjalanan tersebut.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/02/04/112200615/emosi-di-jalan-raya-hanya-bikin-runyam-perjalanan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke