Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bahaya Nyata Benang Layang-layang bagi Pengendara Motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bermain layang-layang memang merupakan hal yang mengasyikkan. Kegiatan ini kerap dilakukan banyak remaja ataupun anak-anak untuk mengisi waktu luang pada sore hari.

Namun, di balik keasyikan tersebut, ternyata ada bahaya serius yang mengancam keselamatan orang lain. Kondisi itu seperti yang terjadi di flyover Kiaracondong, Kota Bandung.

Dilansir dari unggahan akun Twitter bernama @kokontlsih, memperlihatkan seorang perempuan yang menjadi korban sabetan gelasan layangan. Benang layangan tersebut merobek helm yang digunakannya, bahkan kerudung yang dipakainya pun sampai ikut robek.

“Twitter please do your magic. Buat warga bandung yg sering lewat flyover tolong jangan ngebut-ngebut ya! kejadian tadi sore di flyover Kircon ada (benang) gelasan layangan yang tajam kena kepala doi waktu di bonceng. helm nya aja sampe robek gini, bahkan kerudungnya juga sampe robek,” tulis cuitan tersebut.

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana mengatakan, saat berkendara, pandangan mata harus tetap fokus untuk mengawasi setiap potensi bahaya yang bisa terjadi.

“Jangan lengah atau merasa aman dalam berkendara, mata harus fokus dan memantau potensi-potensi bahaya yang ada di sekitar,” ucap Sony kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Bukan hanya kewaspadaan pengendara, menggunakan perangkat keselamatan saat berkendara juga wajib diperhatikan.

Perlengkapan yang lebih aman tentunya akan mampu untuk mengantisipasi setiap ancaman yang mungkin bisa terjadi saat berkendara.

“Misalkan menggunakan helm full face, yang tidak hanya menutupi muka, tapi sebagian leher. Selama peralatan yang digunakan benar, risiko bahaya bisa dihindari,” kata dia.

Selain itu, menurut Sony, yang tak kalah penting adalah menjaga kecepatan motor sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kecelakaan fatal.

“Termasuk, seperti kejadian pengendara terkena benang layang-layang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan hingga luka parah,” kata dia.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/01/26/082200715/bahaya-nyata-benang-layang-layang-bagi-pengendara-motor

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke