Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bahas Desain Suzuki Gixxer SF 250, Sport Touring Agresif dan Padat

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) telah meluncurkan Gixxer SF 250 pada ajang GIIAS 2021 November lalu. Suzuki akhirnya merilis motor sport 250 cc full fairing di pasar Indonesia.

Namun, kehadiran motor ini bisa dibilang agak tertinggal dengan kompetitornya. Di mana beberapa rival pabrikan Jepang kini sudah mengusung mesin 250 cc dengan konfigurasi 2-silinder, bahkan 4-silinder.

Meski begitu, jika melihat desainnya, rasanya Gixxer SF 250 bisa menarik minat konsumen motor sport. Hal ini berkat tampilan yang begitu segar dan terlihat cukup ramping, alias tidak terlalu besar untuk motor 250 cc.

Secara umum, motor ini tampil cukup agresif dan padat. Di mana banyak garis-garis tegas dan runcing, seperti yang terlihat pada bagian depan.

Desain fascia tampak seperti paruh burung, dengan lampu LED warna putih dan windshield mungil. Lampunya memiliki pancaran sinar yang cukup untuk riding malam hari. Sorotannya pun terbilang lebar.

Beralih ke samping, terdapat lampu sein yang masih menggunakan bohlam. Penyematan lampu sebetulnya tak ada masalah, namun sayang rumah lampunya masih terasa kurang fleksibel, rawan patah jika tersangkut sesuatu di parkiran.

Begitu juga dengan spion, yang meskipun bisa diatur sesuai keinginan, namun batang spionnya masih kurang presisi saat diputar-putar.

Sementara itu, windshield mungil secara estetika mungkin memberikan kesan motor yang kompak. Namun secara fungsi tidak mampu memberikan perlindungan pengendara dari terpaan angin.

Berlanjut ke bagian setang, di mana Gixxer SF 250 menggunakan setang di atas segitiga. Secara tampilan ternyata masih cukup proporsional dengan bodi motor. Begitu juga dengan fungsinya, yang terasa pas dan mantap di genggaman.

Berkat jaraknya yang cukup dekat dengan badan pengendara, membuat posisi duduk terasa lebih rileks, dan tidak terlalu menunduk, sesuai dengan segmentasinya, yakni sport touring.

Soal build quality, motor ini juga layak diapresiasi. Di mana terlihat dari sambungan-sambungan panel bodi, kabel-kabel, hingga material yang digunakan terasa rapi dan berkualitas.

Foot step pengendara pun dilapis dengan karet tambahan, sehingga alas kaki bakal lebih mencengkram, sekaligus bisa mengurangi getaran dari mesin.

Kemudian, bahan joknya pun juga cukup nyaman saat diduduki, apalagi ketebalan busanya terasa pas, bahkan tergolong empuk untuk ukuran motor sport.

Jok pembonceng meskipun pakai model terpisah, namun jaraknya masih cukup dekat dengan pengendara. Membuat posisi duduknya tidak terlalu tinggi, seperti pada motor sport lainnya.

Asyiknya lagi, motor ini masih menyematkan behel belakang yang sangat berguna untuk memindahkan motor saat berada di parkiran.

Adapun untuk sepatbor belakang, Suzuki menyediakan dua jenis buat Gixxer SF 250. Pertama sepatbor belakang yang cukup besar untuk ukuran motor sport. Secara fungsi mungkin sangat berguna ketika hujan, agar tidak mengotori bagian bodi belakang.

Namun tampilannya memang agak mengganggu desain agresif dari motor ini. Apalagi terdapat juga sepatbor tambahan di roda belakang, yang membuatnya sangat terasa sekali aura motor India.

Membahas soal knalpot, Gixxer SF 250 mengusung model under belly yang sudah dilengkapi catalytic converter. Tampilan silencer-nya sudah cukup oke, namun pewarnaannya saja yang menurut kami kurang sesuai dengan desain motor secara keseluruhan.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/01/22/144200415/bahas-desain-suzuki-gixxer-sf-250-sport-touring-agresif-dan-padat

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke