Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Alasan Saat Melewati Terowongan Siang Hari, Lampu Mobil Harus Menyala

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudi di jalan raya, terutama di kota besar seperti Jakarta mungkin sering ditemui terowongan. Ketika mau memasuki terowongan, kerap dipasang rambu yang bertuliskan perintah untuk menyalakan lampu utama.

Menyalakan lampu utama ketika melewati terowongan juga tetap berlaku walaupun kondisinya masih siang hari. Lalu apa alasan dari menyalakan lampu ketika masuk ke terowongan?

Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan mengatakan, menyalakan lampu utama mobil di dalam terowongan berfungsi sebagai penerangan dan alat komunikasi.

“Di bawah terowongan, cahaya cukup redup sehingga diperlukan lampu untuk dapat terlihat oleh kendaraan lain,” kata Marcell kepada Kompas.com, Kamis (20/1/2022).

Sayangnya ada juga salah kaprah dengan menyalakan lampu hazard saat memasuki terowongan. Menurut Marcell, menyalakan lampu utama sudah cukup, jadi jangan memakai lampu hazard.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu mengatakan, nyala lampu kendaraan saat diterowongan berguna agar pengendara lain tahu di mana posisi mobil kita.

“Lampu digunakan sebagai alat komunikasi dengan pengguna jalan lain. Menyalakan lampu dapat membantu pengguna jalan lain melihat kendaraan kita melalui spionnya,” kata Jusri.

Menyalakan lampu di terowongan membuat pengguna jalan lain sadar akan keberadaan kita. Jika tidak dinyalakan, khawatir ketika pengemudi pindah lajur, tidak terlihat melalui spionnya.

“Lampu merupakan alat komunikasi yang paling efektif karena kecepatannya. Kecepatan cahaya lebih cepat dibanding suara. Jadi dari jarak yang jauh, terlihat lampu yang menyala berarti ada kendaraan pada posisi tersebut,” kata dia.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/01/21/114200115/alasan-saat-melewati-terowongan-siang-hari-lampu-mobil-harus-menyala

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke