Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kenali Penyebab Mobil Susah Distarter Padahal Aki Masih Baru

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menghidupkan mobil, dibutuhkan electric starter yang sumber tenaganya diambil dari aki. Sebagian besar pemilik mobil akan menyalahkan aki ketika mobil susah distarter.

Tapi, jika kondisi aki masih baru dan mobil tetap susah distarter atau dihidupkan mesinnya, maka kemungkinan besar komponen lainnya yang bermasalah.

Menurut Didi Ahadi, Dealer Technical Support, Dept. Head PT. Toyota Astra Motor (TAM), ada sejumlah penyebab yang bisa membuat mobil sulit distarter.

“Penyebabnya ada macam-macam, mulai dari pengapian sampai bahan bakarnya,” kata Didi, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Didi mengatakan, pada pengapian, busi yang kondisinya sudah tidak bagus lagi atau sudah terlalu lama digunakan, bisa saja menjadi salah satu penyebab mobil susah distarter.

“Koilnya juga bisa atau bahkan ECU-nya juga bisa menjadi penyebabnya, dan untuk menemukan penyebabnya harus dilakukan pengecekan,” ujar Didi.

Masih terkait kondisi busi, Bambang Supriadi, Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga mengatakan, busi yang kotor juga bisa menyebabkan mobil susah dinyalakan.

"Selain busi, permasalahan lain yang membuat mesin mobil sulit dihidupkan bisa juga dari dinamo starter atau dinamo ampere," kata Bambang.

Bambang menjelaskan, dinamo ampere yang rusak akan berakibat pada aliran listrik. Efeknya, baterai atau aki tidak akan bisa terisi arus, meskipun aki dalam kondisi baik.

Tapi, penyakit atau kerusakan tersebut pada umumnya menimpa mobil-mobil yang usianya sudah lebih dari delapan tahun. Dengan kata lain, memang usia pakainya sudah habis dan sudah harus dilakukan pergantian.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/12/29/150100115/kenali-penyebab-mobil-susah-distarter-padahal-aki-masih-baru

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke