Salin Artikel

Sulitnya Berantas Pengguna Motor yang Lawan Arah

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi mengatakan, hal tersebut semakin sulit karena kurangnya jumlah personil, pengawasan serta penegakan hukum di lapangan.

"Pengawasan dan penegakan hukum secara konvensional tidak akan efektif untuk mencegah dan menertibkan pelanggaran tersebut ditambah budaya permisif yang melekat pada sebagian masyarakat pengguna jalan, memberikan kontribusi terhadap rendahnya disiplin pengendara motor," kata Budiyanto, belum lama ini.

Karena itu, katanya perlu cara-cara yang tepat dan memberikan efek jera pada pengendara nakal. Meski dia mengakui membangun disiplin tidak semudah membalikan telapak tangan.

"Sehingga mendorong adanya perubahan perilaku yang mengarah pada perubahan yang positif," kata Budiyanto.

Menurutnya, cara konvensional baik dalam pengawasan maupun penegakan hukum sudah tidak tepat lagi. Tapi harus beralih menggunakan bantuan teknologi dan membangun sistem pengawasan yang terintegrasi.

"CCTV yang dihubungkan dengan sistem E-TLE pada lokasi rawan pelanggaran melawan arus merupakan hal yang mendesak untuk segera dilaksanakan pada titik- titik rawan pelanggaran lalu lintas lawan arus," katanya.

Saat ini katanya, penegakan hukum dengan sistem E-TLE sudah berjalan, namun masih sangat terbatas karena baru pada ruas-ruas penggal jalan tertentu atau jalan protokol.

"Karena untuk membangun sistem E- TLE biayanya relatif cukup tinggi," katanya.

Sarannya untuk mensiasati pengadaan CCTV kata Budiyanto, pihak Polri dapat menggandeng Pemeritah Daerah untuk pengadaan perangkat tersebut.

"Cara-cara konvensional, saya kira sangat sulit untuk mengubah mindset atau pola pikir yang mengarah kepada sikap dan perilaku disiplin berlalu lintas," katanya.

"Lambat dalam mencegah dan menindak pelanggaran lawan arus yang hampir merata memberikan kesan seakan petugas tidak berdaya atau tidak mampu menertibkan pelanggaran," katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/10/08/151200615/sulitnya-berantas-pengguna-motor-yang-lawan-arah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.