Salin Artikel

Konsekuensi Telat Ganti Oli Mobil, Boros BBM dan Mesin Cepat Panas

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil yang performanya prima tidak lepas hubungannya dengan kondisi oli mesin. Oleh sebab itu, pabrikan memberikan kewajiban bagi pemilik kendaraan untuk selalu mengganti cairan terkait secara rutin.

Tetapi, masih tidak jarang pemilik mobil yang membiarkan ganti oli dengan telat karena alasan lupa atau ingin menghemat biaya. Padahal, konsekuensi yang ditanggung cukup berat.

"Macam-macam tergantung kondisi mobil itu sendiri, mulai dari boros bahan bakar minyak (BBM) sampai mesinnya cepat panas," kata Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).

Diketahui, oli mesin bertugas meminimalisir friksi atau gesekan di dalam mesin. Cairan ini juga senantiasa menjaga mesin bekerja secara mulus dan presisi dengan melumasi bagian-bagian logam yang bergesekan.

Dengan demikian mesin jadi terhindar dari kondisi keausan dan panas yang berlebihan. Namun oli sendiri punya usia pakai yang tidak panjang, maka dari itu komponen berbentuk cair ini masuk sebagai golongan fast moving.

Lebih rinci, berikut beberapa konsekuensi atau dampak dari perilaku pemilik mobil yang telat mengganti oli sebagaimana dilansir laman Auto2000:

Boros bahan bakar

Friksi yang terjadi antara komponen-komponen pada mesin mobil akan berkurang dengan adanya oli mobil sebagai pelumas. Gesekan yang halus akan membuat performa kerja mobil semakin meningkat.

Oli mesin mobil yang jarang diganti akan berpengaruh dan membuat gesekan akan semakin kuat dan tarikan akan semakin berat. Hal tersebut menyebabkan mesin memerlukan tenaga yang lebih besar untuk bekerja. Dengan demikian bensin akan lebih banyak dikonsumsi.

Rusaknya Komponen-komponen Mesin

Dengan menurunnya kualitas cairan tersebut karena kebiasaan ganti oli telat, maka otomatis kemampuan melumasinya pun menurun. Jika demikian yang jadi korban adalah berbagai komponen internal mesin.

Cepat panas

Kondisi mesin yang mengalami kenaikan suhu dan menjadi sangat panas dinamakan overheating atau panas berlebihan.

Performa kerja oli mobil sebagai pendingin mobil tidak akan menjalankan fungsinya secara maksimal apabila ganti oli telat. Hal tersebut mengakibatkan mobil akan mudah cepat panas.

Suara kasar

Rusaknya komponen mesin karena tidak terlumasi dengan baik, maka dampaknya adalah suara yang menjadi kasar. Jika demikian kerusakan bisa merembet ke mana-mana.

Itulah sejumlah konsekuensi ganti oli telat. Segera lakukan penggantian oli mesin secara berkala yang telah dijadwalkan pada buku petunjuk manual.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/09/08/161200215/konsekuensi-telat-ganti-oli-mobil-boros-bbm-dan-mesin-cepat-panas

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.