Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Bocor Gambar Emblem Toyota Fortuner 2.800 cc, Kapan Masuk Indonesia?

JAKARTA, KOMPAS.com – Kabar kehadiran Toyota Fortuner 2.800 cc ke Indonesia semakin dekat, setelah Kemenkumham merilis daftar terbaru desain industri pada 19 Agustus lalu.

Dalam dokumen tersebut ada sejumlah paten gambar yang diajukan PT Toyota Astra Motor (TAM). Di antaranya bodykit buat varian GR Sport dan sejumlah ornamen lainnya.

Tapi yang menarik, dokumen tersebut juga menampilkan sebuah desain emblem atau ornamen belakang bertuliskan ‘2.8’.

Melihat portofolio Toyota di Indonesia, sebetulnya sudah ada produk yang mengusung mesin 2.8L, yakni Hiace Premio.

Tapi jika emblem ini bakal disematkan pada mobil penumpang, tentu Fortuner 2.800 cc yang punya kemungkinan besar.

Apalagi Fortuner 2.800 cc sudah meluncur lebih dulu di Thailand dan Malaysia. Tampaknya tinggal sebentar lagi produk ini mengaspal di Tanah Air.

Sejumlah rumor mengatakan, bahwa skema pajak baru yang tidak lagi melihat kapasitas mesin sebagai dasar pengenaan pajak, jadi kesempatan Toyota memasarkan model ini ke Indonesia.

Seperti diketahui, pungutan tarif PPnBM per Oktober 2021 mengacu pada PP Nomor 73 tahun 2019, tidak lagi berdasarkan bentuk bodi atau jenis mobil, tapi emisi gas buang.

Dari skema tersebut, Fortuner yang mengusung mesin besar bisa mendapatkan skema pajak yang lebih masuk akal, sehingga harga jual bisa ditekan.

Sebagai informasi, Fortuner 2.8L mengusung mesin diesel 2.800 cc bertenaga 204 ps atau setara 202 tk dan torsi maksimal 500 Nm. Sementara mesin diesel 2.400 cc yang saat ini diusung memiliki tenaga 149 tk dan torsi 400 Nm.

Ketika dikonfirmasi soal ini, Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor, memilih untuk diam.

“Saya belum bisa komen soal strategi future product,” ujar Anton, kepada Kompas.com (30/8/2021).

https://otomotif.kompas.com/read/2021/08/31/130100115/bocor-gambar-emblem-toyota-fortuner-2.800-cc-kapan-masuk-indonesia-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke