Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Lawas, Iklan Toyota Kijang Buaya 1981 dengan Jaja Miharja

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Kijang merupakan salah satu mobil keluarga paling legendaris di Indonesia. Lahir pada 1977, Kijang terus berevolusi sampai pada model Kijang Innova.

Kijang dianggap cocok dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang senang mobil berkapasitas banyak. Memiliki desain yang luas, serta aplikasi ruang sesuai kebutuhan.

Awal mula kisah Toyota Kijang tidak dapat dipisahkan dari dorongan pemerintah untuk mengembangkan Kendaraan Bermotor Niaga Sederhana (KBNS) pada era 70-an.

KBNS merupakan kendaraan serbaguna dengan harga yang bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

Dokumentasi mengenai Kijang pun banyak tersebar di dunia maya. Seperti video yang memperlihatkan iklan televisi Toyota Kijang pada tahun 1981.

Video yang diunggah akun TikTok @hambrgerr itu memperlihatkan Kijang Buaya sebutan Kijang model itu dengan bintang iklan aktor serta penyanyi dangdut Jaja Mihardja.

Sesuai tujuannya waktu itu, iklan itu menjelaskan mengenai keunggulan Kijang, seperti tangguh untuk kegiatan usaha membawa barang berat, serta mobil angkutan kantor.

Sekilas mengenai Kijang Buaya diproduksi antara 1977-1981. Kijang generasi pertama ini diluncurkan pada Pekan Raya Jakarta 1977.

Mobil ini menjadi pesaing dari Mitsubishi Colt yang menjadi kendaraan yang mendominasi pasar mobil minibus di Indonesia pada saat itu.

Model ini sering dijuluki Kijang Buaya karena model buka-tutup kap mesin depan yang mirip dengan mulut buaya apabila kap mesin depan sedang dibuka.

Pada awal peluncurannya, total produksi Kijang hanya berjumlah 1.168 unit. Kemudian, perlahan-lahan, jumlahnya meningkat menjadi 4.624 unit pada tahun 1978.

Jumlah produksi Kijang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kijang Buaya menggunakan mesin berkode 3K berkuatan 1.2 liter atau 1.166cc dengan transmisi manual 4 percepatan.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/08/11/092200015/lawas-iklan-toyota-kijang-buaya-1981-dengan-jaja-miharja

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke