Salin Artikel

Begini Efek Ban Mobil bila Sering Kelebihan Tekanan Udara

JAKARTA, KOMPAS.com – Tekanan angin pada ban mobil wajib dicek paling tidak satu minggu sekali. Tujuannya agar tekanan angin tidak berkurang di bawah batas rekomendasi.

Untuk menghindari gejala kurang angin, banyak pemilik mobil yang sengaja melebihkan tekanan angin. Apa efeknya jika tekanan ban mobil sering kelebihan?

Zulpata Zainal, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk, mengatakan, kerugian langsung yang bakal dirasakan pengemudi adalah tidak nyaman.

“Tekanan angin ban mobil yang berlebih akan memicu efek negatif yang seharusnya bisa dihindari,” ujar Zulpata kepada Kompas.com, belum lama ini.

“Seperti bantingan mobil yang terasa lebih keras serta getaran yang lebih terasa,” kata dia.

Menurutnya, tekanan angin pada dasarnya bisa meningkat dari tekanan normal sewaku mobl melaju.

Hal ini bisa terjadi karena ban yang bergesekan dengan permukaan jalan menyebabkan udara memuai karena panas.

Ketika dalam kondisi normal ban sudah kelebihan angin, tekanan ban bakal menjadi lebih tinggi sewaktu ban mobil bergulir.

“Alhasil, ban menjadi lebih keras dan tidak bisa meredam guncangan atau getaran dari jalan,” ucap Zulpata.

“Tekanan angin juga bisa mendekati limit pressure load dari ban itu sendiri. Tapi, ban tidak mudah pecah jika kelebihan angin. Justru saat kekurangan angin, ban lebih mudah pecah,” tuturnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/06/16/164100815/begini-efek-ban-mobil-bila-sering-kelebihan-tekanan-udara

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.