Salin Artikel

Komparasi Kawasaki Ninja ZX-10R, Yamaha YZF-R1, dan Honda CBR1000RR-R

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasaki akhirnya meluncurkan Ninja ZX-10R terbaru di Indonesia. Sekarang, bertambah lagi pilihan motor supersport Jepang.

Sebelumnya, sudah ada Yamaha YZF-R1 dan Honda CBR1000RR-R Fireblade. Hanya Suzuki yang tidak menghadirkan GSX-R1000 di Indonesia.

Secara kapasitas mesin, CBR1000RR-R, ZX-10R, dan YZF-R1 bersaing di kelas yang sama. Namun, secara harga, Honda memiliki banderol yang jauh lebih tinggi.

Dari segi performa, tipe mesinnya hampir mirip antara ketiga motor supersport ini. Namun, tenaga yang dihasilkan lebih unggul CBR1000RR-R. Tapi, torsinya lebih unggul YZF-R1.

ZX-10R dibekali mesin berkapasitas 998 cc, 4-silinder segaris, DOHC, 16 katup, berpendingin cairan. Tenaga yang dihasilkan mesin tersebut mencapai 210 tk pada 13.200 rpm dan torsi hingga 114,9 Nm pada 11.400 rpm.

Sementara pada YZF-R1, dibekali mesin berkapasitas 998 cc, 4-silinder segaris, DOHC, 4 katup, berpendingin cairan. Tenaganya mencapai 197 tk pada 13.500 rpm dan torsinya hingga 112,4 Nm pada 11.500 rpm.

Pada CBR1000RR-R, menggunakan mesin berkapasitas 999,9 cc, 4-silinder segaris, DOHC, 16 katup, berpendingin cairan. Tenaganya mencapai 214,5 tk pada 14.500 rpm dan torsinya 113 Nm pada 12.500 rpm.

Soal fitur, ketiga motor supersport ini dibekali dengan beragam fitur yang menunjang performa. Bisa dikatakan, motor ini juga siap untuk digunakan di trek.

Ketiganya sudah memiliki Assist and Slipper Clutch. Selain itu, sudah dibekali juga dengan quickshifter, sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS), traction control, launch control, dan lainnya.

Soal suspensi, ketiga motor ini juga sama-sama sudah dilengkapi dengan suspensi depan upside down yang bisa diatur sepenuhnya. Begitu juga pada suspensi belakangnya yang bisa diatur sesuai selera pengendaranya.

Untuk sasisnya, hanya YZF-R1 saja yang berbeda, karena menggunakan aluminium deltabox. Sedangkan pada ZX-10R dan CBR1000RR-R, mengandalkan sasis aluminium twin spar.

Untuk dimensinya, CBR1000RR-R punya jarak sumbu roda paling panjang, yakni 1.455 mm. Sedangkan pada ZX-10R, jaraknya 1.450 mm dan YZF-R1 hanya 1.405 mm.

YZF-R1 punya tinggi jok yang paling rendah di antara ketiga motor ini, yakni 855 mm. Sementara pada CBR1000RR-R hanya 830 mm dan ZX-10R mencapai 835 mm.

Dari segi bobot, YZF-R1 yang paling ringan dengan bobot hanya 199 kg. ZX-10R yang paling berat dengan 207 kg, sementar CBR1000RR-R hanya 205 kg.

Soal tampilan atau desain, sebenarnya kembali ke selera masing-masing. Sebab, tampilan ketiganya sama-sama agresif dan sporty.

Ketiga motor supersport di atas memiliki keunggulan masing-masing, baik dari segi desain, dimensi, performa yang dihasilkan, dan fitur yang ditawarkan.

Jika dikomparasikan harganya, CBR1000RR-R dibanderol paling mahal, yaitu Rp 990 juta (OTR Jakarta), Sementara YZF-R1, harganya Rp 605 juta (OTR Jakarta). ZX-10R yang paling terjangkau dengan Rp 520 juta (OTR Jakarta)

https://otomotif.kompas.com/read/2021/06/12/102200415/komparasi-kawasaki-ninja-zx-10r-yamaha-yzf-r1-dan-honda-cbr1000rr-r

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.