Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Honda India Bantah Pernyataan Bakal Relokasi Pabrik ke Indonesia

NEW DELHI, KOMPAS.com - Honda Cars India (HCIL) membantah isu perpindahan salah satu pabrik utama mereka ke Indonesia dalam upaya meningkatkan efisiensi serta efektifitas kinerja produksinya.

Hanya saja, memang ada wacana untuk melakukan pengiriman sebagian peralatan pabrik untuk mendukung produksi kendaraan bermotor merek Honda di Tanah Air.

"Kami ingin mengklarifikasi bahwa Honda tidak memiliki rencana untuk merelokasi fasilitas produksi pabrik dari India ke Indonesia," tulis HCIL dalam pernyataan resminya, sebagaimana dikutip dari Cartoq, Senin (19/4/2021).

"Guna menempatkan isu ini pada prespektif yang benar, memang kami akan mengekspor peralatan tertentu dari pabrik Tapukara ke Indonesia untuk meningkatkan lokalisasi di sana," lanjutnya.

Diketahui, Honda memiliki dua pabrik besar di Indonesia yang berada di Tapukara, Rajasthan dan Greater Noida, Uttar Pradesh, yang baru saja ditutup pada Desember 2020 lalu.

Tetapi, penutupan pabrik ini bukanlah karena bakal melakukan relokasi fasilitas produksi mereka ke Indonesia.

Tapi, dikarenakan adanya upaya rekonstrukrisasi anggaran sejalan dihentikannya produksi model Civic dan CR-V.

Maka, semua operasional pabrik nantinya bakal pindah ke Tapukara, Rajasthan yang saat ini sudah memproduksi Honda Amaze, Honda City, Honda WR-V, dan Honda Jazz.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa Honda akan merelokasi panrik dari India ke Indonesia dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikannya usai melakukan pertemuan dengan prinsipal Honda Motor Company (HMC) di Jepang, Kamis (11/3/2021) lalu.

"Ada rencana relokasi. Nanti fasilitas produksi di India akan dipindahkan ke Indonesia dan mereka (Honda) juga memberikan komitmen untuk membangun mobil model baru berbasis elektrik," katanya.

https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/19/141100815/honda-india-bantah-pernyataan-bakal-relokasi-pabrik-ke-indonesia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke